/
Senin, 10 April 2023 | 23:15 WIB
Ilustrasi Kata Dokter Zaidul Akbar: Bahaya tidur setelah sahur/dr. Zaidul Akbar Official)

SUARABANDUNGBARAT - Memilih pergi tidur setelah sahur ternyata akan menimbulkan berbagai penyakit di dalam tubuh. Hal itu diungkapkan oleh dr. Zaidul Akbar seorang ahli gizi dalam ceramahnya.

Ia menyampaikan, bila sering tidur selesai makan sahur dan jarang berolahraga maka akan berisiko tinggi bagi kesehatan bahkan akan muncul penyakit yang mematikan.

Setelah sahur di bulan puasa Ramadhan, sebagian orang merasa ngantuk dan tidur setelah makan sahur.

Kendati demikian, tidur setelah makan sahur sangat membahayakan kesehatan tubuh kata dr. Zaidul Akbar.

"Rasanya memang nikmat untuk tidur setelah sahur, tapi ternyata menurut medis ada bahaya dari kebiasaan itu," ungkap dr. Zaidul Akbar yang dilansir dari YouTube dr. Zaidul Akbar Official

Terkait bahaya tidur setelah sahur. Ia menjelaskan bahwa satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan itu sebenarnya adalah dengan mengikuti apa yang sudah dijelaskan di Al-Qur'an dan hadits.

"Ikutin saja sunnatullahnya atau bagaimana Allah menjelaskan dalam Al Quran, dan ikuti bagaimana Nabi menjelaskan atau mencontohkan itu, sesederhana itu sebenarnya," kata dr. Zaidul Akbar.

Terutama memilih untuk tidur setelah makan sahur, ada dampak buruknya bagi kesehatan.
Sebaliknya, mencoba untuk terjaga setelah sahur akan mendatangkan manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Ternyata sains menunjukkan bahwa ternyata pagi itu khususnya di jam 4 sampai jam 6 atau jam 7 itu ternyata ada satu bahan yang ada di alam semesta ini yang dikenal sebagai NO, nitrogen oksida," jelasnya.

Baca Juga: Menu Sahur Sehat dan Berenergi ala Rasulullah, dr Zaidul Akbar Jelaskan Begini

Menurutnya, manfaat dari nitrogen oksida ini sangat penting bagi kesehatan manusia. "Dia melebarkan pembuluh darah, dia bisa menurunkan tensi," ujarnya.

Bahkan dr. Zaidul Akbar menyebutkan bahwa nitrogen oksida ini termasuk salah satu anti oksidan yang dibutuhkan oleh manusia. "Itu adanya jam 4 sampai jam 7 pagi," pungkas dr. Zaidul Akbar.(*)

Load More