- Pemprov DKI Jakarta menyoroti kedatangan warga baru pasca Idul Fitri yang sebagian belum mengenal kondisi ibu kota.
- Pendatang baru memiliki harapan tinggi mencari peluang kerja untuk meningkatkan taraf hidup di Jakarta.
- Gubernur DKI Jakarta menjamin tidak ada operasi yustisi, namun mengimbau pendatang membawa keahlian.
Suara.com - Fenomena kedatangan warga baru ke Jakarta selepas libur Idul Fitri kini tengah menjadi sorotan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan adanya temuan menarik mengenai kondisi beberapa pendatang.
"Jadi, kami sekarang ini memang sudah mulai mendapatkan laporan ada beberapa pendatang yang belum mengetahui tentang Jakarta ketika sampai di Jakarta," ujar Pramono di Komplek DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).
Pemprov DKI pun segera mengambil langkah taktis untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap para warga baru yang mulai memadati wilayah Jakarta.
Meskipun banyak yang belum mengenal medan, para pendatang ini diketahui memiliki motivasi kuat untuk mencoba peruntungan demi mengubah nasib di kota metropolitan.
"Rata-rata mereka memang menaruh harapan bisa mencari peluang untuk bekerja di Jakarta," lanjut Pramono.
Menanggapi arus migrasi yang masif ini, Pramono memberikan jaminan bahwa pihaknya tidak akan menerapkan tindakan represif terhadap para pendatang.
Namun, ia tetap menitikberatkan pada pentingnya bekal keahlian bagi setiap orang yang ingin meniti karier agar tidak mengalami kendala di tengah persaingan pasar kerja yang sangat kompetitif.
"Sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi. Tetapi kami meminta siapa pun yang datang ke Jakarta, mau kerja di Jakarta, tentunya dengan kapasitas dan kapabilitas untuk bekerja di Jakarta," tegas Pramono.
Baca Juga: Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
Pernyataan ini sekaligus menjadi imbauan resmi bagi masyarakat luar daerah agar senantiasa mempertimbangkan kesiapan mental dan keterampilan sebelum memutuskan untuk merantau ke Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
7 Sepeda Lipat Murah yang Bagus untuk Harian, Gesit dan Mudah Perawatan
-
Posisi Feng Shui Pintu Kamar Saling Berhadapan Bahaya dan Cara Mengatasinya
-
Pesta Rasa Nusantara: Jelajah Kuliner Indonesia dari Bali hingga Cirebon
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Elkan Baggott Resmi Masuk Skuad Millwall di Liga Inggris, Timnas Indonesia Naik Kelas
-
Bagaimana Cara Melaksanakan Shalat Dhuha dengan Benar?
-
Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama
-
Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT
-
Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa