News / Metropolitan
Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB
Ilustrasi warga beraktivitas di kawasan Jalan Kebon Melati, Jakarta. (Ist)
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menyoroti kedatangan warga baru pasca Idul Fitri yang sebagian belum mengenal kondisi ibu kota.
  • Pendatang baru memiliki harapan tinggi mencari peluang kerja untuk meningkatkan taraf hidup di Jakarta.
  • Gubernur DKI Jakarta menjamin tidak ada operasi yustisi, namun mengimbau pendatang membawa keahlian.

Suara.com - Fenomena kedatangan warga baru ke Jakarta selepas libur Idul Fitri kini tengah menjadi sorotan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan adanya temuan menarik mengenai kondisi beberapa pendatang.

"Jadi, kami sekarang ini memang sudah mulai mendapatkan laporan ada beberapa pendatang yang belum mengetahui tentang Jakarta ketika sampai di Jakarta," ujar Pramono di Komplek DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).

Pemprov DKI pun segera mengambil langkah taktis untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap para warga baru yang mulai memadati wilayah Jakarta.

Meskipun banyak yang belum mengenal medan, para pendatang ini diketahui memiliki motivasi kuat untuk mencoba peruntungan demi mengubah nasib di kota metropolitan.

"Rata-rata mereka memang menaruh harapan bisa mencari peluang untuk bekerja di Jakarta," lanjut Pramono.

Menanggapi arus migrasi yang masif ini, Pramono memberikan jaminan bahwa pihaknya tidak akan menerapkan tindakan represif terhadap para pendatang.

Namun, ia tetap menitikberatkan pada pentingnya bekal keahlian bagi setiap orang yang ingin meniti karier agar tidak mengalami kendala di tengah persaingan pasar kerja yang sangat kompetitif.

"Sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi. Tetapi kami meminta siapa pun yang datang ke Jakarta, mau kerja di Jakarta, tentunya dengan kapasitas dan kapabilitas untuk bekerja di Jakarta," tegas Pramono.

Baca Juga: Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Pernyataan ini sekaligus menjadi imbauan resmi bagi masyarakat luar daerah agar senantiasa mempertimbangkan kesiapan mental dan keterampilan sebelum memutuskan untuk merantau ke Jakarta.

Load More