SUARA BANDUNG BARAT - Sudah dipastikan jika seluruh makhluk politik akan menyasar media sosial sebagai senjata ampuh di udara untuk memenangkan hati rakyat.
Melihat akan besarnya potensi kampanye di media sosial, Bawaslu diharapkan mampu membuat aturan ketat untuk bisa meredam "perang udara" yang diprediksi bakal sengit.
Para penguasa udara akan kebanjiran proyek untuk bisa menguasai pertarungan baik dalam bentuk kampanye terbuka atau terselubung.
Untuk mengawasi sektor udara alias perang melalui medsos, Bawaslu sangat diharapkan bisa melakukan pengawasan ekstra.
Bawaslu butuh SDM-SDM andal untuk bisa menjadi juru adil di udara ketika gong pemilu mulai ditabuh.
Terkait pengawasan kampanye Pemilu 2024 di media sosial (medsos), Bawaslu tentunya harus lebih canggih dibanding penyelenggara pemilu yang meliputi peserta pesta demokrasi itu sendiri.
Untuk meredam terjadi gesekan besar di udara, Bawaslu RI sudah sepatutnya mampu melakukan penataan terhadap pengaturan hukum.
Dalam hal ini adalah, Bawaslu harus mampu melakukan pengawasan terkait dengan kampanye politik di media sosial.
Sudah dipastikan para tim sukses yang masuk dalam lingkaran maupun luar lingkaran saat ini sedang melakukan persiapan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.
Baca Juga: Materi CAT Bawaslu 2023: Penjelasan DP4 dan Pemutakhiran Data Pemilih
Target paling besar adalah pemilihan presiden yang akan digelar pada 14 Februari 2024 nanti.
Bawaslu harus bisa menjadi motor agar mereka yang melakukan kompetisi melalui jalur udara mampu memberikan konten informatif dan edukatif.
Untuk menciptakan langit Indonesia bersih dari perang media sosial, maka Bawaslu sangat berkepentingan untuk mampu menerapkan aspek regulasi.
Bawaslu dalam hal ini harus mampu membuat regulasi tentang peraturan teknis untuk pemilu dan pilkada.
Bukan itu saja, Bawaslu juga harus mampu secara spesifik mengatur kampanye politik di media sosial.
Jalur utama yang harus ditempuh saat ini adalah, Bawaslu mampu menyelaraskan peraturan-peraturan yang telah ada dengan para elit peserta pemilu.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?