SuaraBandungBarat.id - Warga Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo nekat menyandera kepala desa (kades) karena kesal.
Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian terpaksa turun tangan untuk mengevakuasi bu kades yang disandera warga.
Kades yang bernama Elok Suciati tersebut disandera dengan cara digembok di dalam balai desa oleh warga selama enam jam dan tidak bisa keluar.
Warga nekat menyandera kadesnya lantaran kesal karena menganggap kinerjanya buruk dan tidak melayani masyarakat dengan baik.
Banyak warga yang merasa kecewa karena merasa tidak dilayani dengan baik saat mengajukan pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Dari informasi serta salah satu video yang diunggah Instagram @undercover.id ini, disebutkan juga pengevakuasian kades dilakukan pada pukul 02.42 dini hari (24/5/2023).
Terlihat pihak kepolisian mengawal kades di tengah warga yang berusaha mendekatinya setelah dilakukan evakuasi.
Terdengar juga suara teriakan warga yang menuntut kepada pihak kepolisian dan kades agar bertanggung jawab terhadap masyarakat.
Warga meminta agar kades melayani dengan baik, begitu juga aparat desa agar masyarakat tidak merasa dikecewakan.
Setelah berhasil mengeluarkan kades dari balai desa tempatnya disandera, pihak kepolisian kemudian mengantarkan pulang ke rumahnya.
Pihak kepolisian juga melanjutkan penjagaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA