SUARA BANDUNG BARAT - Buntut dari kasus tidak diakuinya Aisyah sebagai anak kandung dari Doddy Soedrajat hasil dari pernikahannya dengan Puput, akhirnya pihak kuasa hukum Puput melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya.
Puput, bersama dengan kuasa hukumnya, Krisna Murti sudah mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat, (16/6/2023) kemarin untuk melaporkan Doddy Soedrajat untuk pengusutan lebih lanjut.
Pada kesempatan tersebut baik Puput maupun kuasa hukumnya, sudah memastikan rekomendasi atas laporan kasus yang melibatkan Doddy Soedrajat sudah berhasil keluar.
“Pasal yang kami laporkan yaitu Pasak 76B juncto Pasal 77B, berhubungan dengan perlakuan penelantaran anak. Ancaman hukumannya adalah lima tahun dan denda sebanyak 100 juta,” kata Krisna Murti seperti yang dikutip BandungBarat.Suara.com pada Minggu, (18/6/2023) dari kanal Youtube Intens Investigasi.
Selain itu Puput sebagai pelapor juga sedikit menyinggung soal perjuangannya untuk sebuah keadilan anaknya, Aisyah.
Puput menginginkan hasil yang terbaik bagi anaknya, yang bisa diputuskan dengan seadil-adilnya.
Puput pun meminta doanya kepada semua pihak yang peduli terhadap diri dan anaknya untuk prosesi hukumnya agar diberi kemudahan.
Puput juga mengharapkan bahwa prosesi hukumnya sendiri menghasilkan hal-hal terbaik bagi dirinya juga Aisyah, anaknya.
Soal Aisyah yang tidak diakui sebagai anaknya oleh Doddy Soedrajat, adalah sebuah tuduhan keliru yang dilontarkan oleh mantan suami Puput tersebut.
Baca Juga: Harga Rumah Subsidi Naik, Pengusaha Apresiasi Rencana Pemerintah
Alasan tersebut jelas membuat Puput merasa telah didzalami dengan seolah menyebut Puput sedang hamil saat dinikahi oleh Doddy Soedrajat.
Puput terpaksa melaporkan Doddy Soedrajat, mantan suaminya itu untuk mencari keadilan bagi anaknya agar kebenarannya seperti apa, bisa terungkap dengan jelas.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Disomasi Rp10,7 Miliar Usai Ungkap Dugaan VCS Suami, Clara Shinta Siap Tempuh Jalur Hukum
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sinopsis Uncharted, Kala Tom Holland dan Mark Wahlberg Berburu Harta Karun
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan