SUARA BANDUNG BARAT - Lokasi Operasi Patuh Lodaya 2023 di Kota Bandung, 12 pelanggar ini jangan harap bisa lolos.
Operasi Patuh Lodaya adalah sebuah operasi penegakan hukum yang dilakukan oleh kepolisian Indonesia.
Operasi ini biasanya dilaksanakan dalam rangka mengendalikan dan menegakkan disiplin lalu lintas di jalan raya.
Operasi Patuh Lodaya sering kali dilaksanakan pada saat momen-momen tertentu, seperti libur panjang, musim mudik, dan perayaan hari raya.
Tujuan utama dari Operasi Patuh Lodaya adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas, mencegah pelanggaran, mengurangi angka kecelakaan, dan menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Lokasi operasi ini bervariasi dan dapat dilakukan di berbagai titik di seluruh wilayah Indonesia.
Biasanya, titik-titik yang sering dipilih adalah jalan-jalan arteri yang memiliki volume lalu lintas yang tinggi.
Selain itu, lokasi operasi juga dapat ditentukan berdasarkan analisis data mengenai titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Dalam Operasi Patuh Lodaya, petugas kepolisian biasanya akan melakukan pengecekan kelengkapan dokumen kendaraan, kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas, serta melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi.
Di Bandung
Operasi Patuh Lodaya 2023 resmi dimulai hari ini pada Senin, 10 Juli 2023. Satlantas Polrestabes Bandung akan menggelar operasi ini selama 13 hari.
Operasi ini akan berlangsung mulai dari 10 Juli 2023 hingga 23 Juli 2023. Dalam operasi ini, Satlantas Polrestabes Bandung tidak secara spesifik memberikan daftar lokasi-lokasi tempat dilakukannya Operasi Patuh Lodaya di kota Bandung. Polisi akan melakukan penindakan tilang secara mobile di berbagai lokasi.
Sebelumnya, Kepala Satlantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom, menjelaskan bahwa razia dalam Operasi Patuh Lodaya 2023 tidak akan dilakukan di satu lokasi tertentu. Polisi akan bergerak secara mobile untuk menindak para pelanggar lalu lintas.
Namun, terdapat beberapa kriteria dalam menentukan lokasi-lokasi penindakan tilang dalam Operasi Patuh Lodaya 2023 kali ini.
"Lokasi penindakan tilang biasanya ditentukan berdasarkan data kecelakaan, khususnya di wilayah-wilayah padat penduduk dan daerah yang memiliki kontur jalan rawan," kata Kompol Mangku Anom menjelaskan.
Berita Terkait
-
Tolak Pengesahan RUU Kesehatan, Bangsamahardika Dipertanyakan Kajian Substantifnya: Rakyat Jangan Terkecoh!
-
CEK FAKTA: Politisi Partai PAN Ini Ditangkap Polisi Karena Lakukan Penganiayaan Pada Wartawan
-
Tak Muluk-Muluk, Ini Yang Diminta Wenny Ariani dari Rezky Aditya
-
Meski Bukan Anak Kandungnya, Suami Wenny Ariani Tak Rela Jika...
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil