Suara Bandung Barat - Simak berikut adalah penjelasan tentang warta yang menyebar jika sering menonton film porno maka susah "keluar" saat berhubungan intim dengan pasangan.
Sebuah pertanyaan dilayangkan kepada dr. Haekal Anshari tentang apakah penggunaan pornografi dan frekuensi masturbasi berperan dalam terjadinya ejakulasi tertunda atau terhambat selama berhubungan intim?
Perlu diketahui sebelumnya bahwa ejakulasi terhambat adalah salah satu masalah seksual yang semakin umum pada laki-laki. Dan tak jarang hal ini dikeluhkan oleh pasangannya.
Secara sederhana pengetrian ejakulasi tertunda atau terhambat adalah kondisi di mana laki-laki yang membutuhkan rangsangan seksual 30 menit atau lebih untuk dapat mencapai ejakulasi.
"Salah satu faktor pemicunya adalah kemungkinan karena terlalu sering masturbasi dan terbiasa memberikan tekanan stimulasi yang tinggi dengan tangannya sendiri sehingga menjadi kurang sensitif dengan stimulasi gesekan vagina," terang dr. Haekal pada postingan Instagram pribadinya @dr.haekalanshari.
Selain itu, disebutkan dengan seringnya mengakses film dewasa dapat juga memicu laki-laki melakukan masturbasi yang dapat mengakibatkan peningkatan waktu untuk dapat mencapai kepuasan seksual atau ejakulasi saat melakukan hubungan intim dengan pasangan yang sebenarnya.
Dalam sebuah penelitian yang kemudian dijelaskan oleh dr. Haekal tentang apakah penggunaan pornografi dan frekuensi masturbasi berperan dalam terjadinya ejakulasi tertunda dengan latarbelakang masalah salah satunya hasil penelitian terdahulu menunjukan adanya hubungan antara ejakulasi terhambat saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang disebabkan oleh kebiasaan menonton pornografi.
Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa sebenarnya menunjukan adanya hubungan yang lemah, tidak konsisten dan terkadang tidak ada hubungan antara frekuensi penggunaan pornografi dan gejala ejakulasi terhambat dan atau tingkatan keparahan ejakulasi terhambat.
"Ternyata yang berhubungan dengan kejadian ejakulasi terhambat adalah rasa cemas, depresi, kepuasan hubungan antara suami-istri ketertarikan secara seksual dan frekuensi masturbasi," papar dr. Haekal.
Baca Juga: Gara-Gara Hoax Diacuhkan Rossa, Betrand Peto Jadi Trauma Duet Lagi
Laki-laki yang melaporkan kesulitan mencapai kepuasan seksual dari sedang hingga berat lebih mungkin melaporkan kecemasan/depresi atau memiliki masalah medis yang memengaruhi fungsi seksualnya.
"Mereka melaporkan lebih rendah frekeunsi berhubungan intim dengan pasangan (p<0,001) dan minat seksual yang lebh rendah (p=0,028) serta hubungan seksual yang lebih rendah dan kepuasan hubungan secara keseluruhan (p<0,001 untuk keduanya)." terang dr. Haekal.
Kesimpulannya, bahwa hubungan antara penggunaan pornografi dan ejakulasi tertunda sangat terbatas atau tidak ada pada penelitian yang digunakan dr. Haekal, sedangkan faktor lain terutama fungsi ereksi dan kecemasan atau depresi adalah predikator indeks ejakulasi terhambat yang menonjol.
Sebagai kesimpulan kedua, ia pun mengatakan bahwa kepuasan hubungan, minat seksual dan frekuensi masturbasi juga dikaitkan dengan ejakulasi terhambat, meskipun efeknya kurang konsisten dan tidak kuat.
Meskipun begitu, dr. Haekal tetap memberikan catatan bahwa penggunaan pornografi dapat merusakan fungsi eksekutif di area prefrontal korteks otak atau otak logika yang akan menyebabkan gangguan fungsi memori, gangguan kemampuan bekerja multitasking, gangguan mengendalikan emosi, gangguan memproses informasi dan kesulitan membuat keputusan.
Selain itu, penggunaan pornografi dalam setiap melakukan aktifitas masturbasi juga dapat berisiko meningkatkan gangguan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini dan gangguan dalam hal mencapai kepuasan hubungan seksual. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Langgar Kidul: Kisah di Balik Tembok Cikal Bakal Muhammadiyah
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
Waktu Buka Puasa di Semarang Hari Ini 27 Februari 2026, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Harga Toyota Raize Bekas Termurah: Seberapa Jauh Selisihnya Dibanding Harga Terbaru?
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar