SUARA BANDUNG BARAT - Pedangdut Dewi Perssik menanggapi somasi yang dilayangkan oleh mantan suaminya, Saipul Jamil.
Dewi Perssik hanya meminta awak media untuk berhenti memberikan panggung kepada sang pedangdut tersebut.
"Nggak usah kasih panggung," kata Dewi Perssik di kawasan Tendean, Jakarta, pada Senin, (31/7/2023).
Dewi Perssik pun langsung meninggalkan lokasi tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi tentang Saipul Jamil.
Sebagaimana diketahui, Saipul Jamil telah melayangkan somasi ke Dewi Perssik pada 28 Juli 2023, imbas perseteruan mereka di media sosial.
Ia meminta sang mantan istri meluruskan ucapan tentang kaum pelangi yang diduga kuat ditujukan kepadanya.
"Dia menyebut mantan suaminya KDRT, hombreng, begituan sama laki. Saya merasa tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan," ucap Saipul Jamil.
Saipul Jamil pun memberikan waktu 3x24 jam bagi Dewi Perssik untuk merespons somasi yang dilayangkannya.
Bila mana tidak digubris, Saipul Jamil menyatakan akan ada upaya hukum lanjutan berupa laporan polisi.
Baca Juga: Luna Maya Sampai Harus Latihan Vokal agar Bisa Tertawa Seram Seperti Suzzanna
"Nggak usah lama-lama. Kan hanya menyampaikan spontanitas dengan sadar dalam waktu tiga hari," kata kuasa hukum Saipul Jamil, Raja Simanjuntak.
Bukan itu saja, Dewi Perssik juga mengungkit soal kasus pencabulan anak lelaki di bawah umur, yang pernah menjerat Saipul Jamil.
Pemilik goyangan khas, Goyang Gergaji itu memposting ulang video saat Saipul Jamil menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut. (*)
Berita Terkait
-
Disomasi Gegara Ungkit Kasus Pencabulan, Dewi Perssik Minta Media Jangan Kasih Panggung Saipul Jamil
-
Merasa Geram, King Saipul Jamil Ungkap Sering di KDRT oleh Dewi Perssik, Ini yang Sering Dilakukan Istrinya Selama Berumah Tangga
-
Kronologi Ustaz Adi Hidayat Somasi Google Buntut Prahara Donasi ke Palestina
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Gaya Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Diadu dengan Sherly Tjoanda: Old Money vs OKB
-
Suara Mesin Tik Tengah Malam
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan
-
Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif