SUARABANDUNGBARAT - Seorang pawang hujan yang pernah mengamalkan ilmu penerang hujan mengungkapkan pengalamannya yang mengubah hidupnya.
Pak Dewa, nama samaran pawang hujan tersebut, menceritakan bagaimana ia memutuskan untuk meninggalkan ilmu mistis tersebut setelah mengalami berbagai peristiwa yang mengerikan dan merugikan.
Dilansir dari Youtube Malam Mencekam, Pak Dewa mengungkapkan awalnya dia tertarik dengan ilmu penerang hujan karena ingin memiliki kemampuan untuk mengontrol cuaca.
Ilmu ini diajarkan oleh seorang guru spiritual yang memiliki pengetahuan tentang hal tersebut. Dengan ilmu ini, ia bisa melakukan ritual meditasi untuk mengamankan upacara adat dari hujan dan gangguan cuaca lainnya.
Namun, setelah belajar ilmu tersebut dan mulai mengamalkannya, Pak Dewa mengalami berbagai peristiwa yang menakutkan.
Salah satu pengalaman paling mengerikan adalah saat ia merasa dihadapkan pada makhluk gaib dengan tanda-tanda yang menyeramkan seperti tanduk dan mata satu. Makhluk tersebut memanggilnya dan membuatnya merasa takut akan ajalnya.
"Saya mungkin waktu itu dalam hati saya berpikir, 'Wujud apa ini? Kamu memanggil saya,'" ungkap Pak Dewa.
Setelah itu, ia merasa terus dihantui oleh perasaan takut dan kegelisahan, bahkan ketika ia sedang tidur.
Perjalanan hidup Pak Dewa dengan ilmu penerang hujan berlanjut dengan berbagai kejadian yang merugikannya.
Dia merasa hidupnya terus berjalan sulit, tidak ada rezeki yang stabil, dan dia merasa seperti berada dalam tekanan yang berat.
Bahkan, saat ia mencoba mengamalkan ilmu pelet untuk mendapatkan kekayaan, dia hanya mendapatkan kesulitan dan rasa tidak nyaman.
Keputusan untuk meninggalkan ilmu-ilmu tersebut akhirnya datang setelah Pak Dewa mendapatkan nasehat dari teman dan keluarganya.
Dia merasa bahwa ilmu-ilmu tersebut hanya membawa malapetaka dalam hidupnya.
Sebagai langkah untuk melepaskan diri dari ikatan dengan ilmu mistis tersebut, dia melakukan ritual pembebasan dengan cara membuang dan meleburkan buku-buku serta sarana ritualnya ke laut.
Setelah melepaskan ilmu-ilmu tersebut, hidup Pak Dewa mulai membaik. Dia merasa lebih tenang dan mendapatkan rezeki yang lebih stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
IHSG Bursa Saham Buka Kapan Setelah Libur Lebaran? Ini Jadwal Lengkapnya
-
3 Contoh Sambutan Halalbihalal Singkat yang Berkesan untuk Kantor dan Sekolah
-
Samsung Bespoke AI Home Resmi Hadir, Rumah Pintar Makin Canggih dengan AI dan SmartThings
-
Promo Hypermart Weekday Terbaru Setelah Lebaran, Diskon sampai 50 Persen
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
Promo KFC Lebaran 2026: Super Besar 1 Mulai Rp23 Ribuan, Ada Bucket Hemat untuk Keluarga
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!