Suara Bandung Barat - Bagi para pecinta lagu Iwan Fals atau Kentata Takwa, lagu Paman Doblang bukanlah sesuatu yang asing bagi telinga.
Suara khas Iwan Fals bercampur dengan petikan gitar dan tabukan drum yang menyayat hati serta menggertakan jiwa ditambah dengan lirik yang mampu merobek-robek keangkuhan penguasa.
Ternyata, lagu paman doblang memiliki kisahnya tersendiri yang menginspirasi, satu hal yang kemudian menjadi spirit dari lagu tersebut. Karena lirik-liriknya yang penuh semangat perjuangan.
Paman doblang dibuka dengan sebuah gambaran saat tokoh tersebut dimasukan ke dalam sel yang gelap dan pengap.
"Paman Doblang paman Doblang / Mereka masukkan kamu kedalam sel yang gelap / Tanpa lampu tanpa lubang cahaya / Oh pengap" bait lirik pertama.
Setelah itu, lirik berlanjut pada gambaran dalam sel di mana paman doblang ditemani dengan beratus-ratus nyamuk semata. Dan tidak pernah mengetahui sampai berapa lama ia akan berada di sana.
Lantas, sang penyanyi pun mempertanyakan bagaimana cerita paman doblang dalam situasi seperti itu.
Maka, lirik selanjutnya menjawab bagaimana paman doblang menerima segala hal yang membuat kebebasannya tersebut terkerangkeng.
Ketika haus aku minum air dari kaleng karatan / Sambil bersila aku mengarungi waktu / Lepas dari jam, hari dan bulan Aku dipeluk oleh wibawa
Baca Juga: Mengenal Universitas Atma Jaya Yogyakarta Lewat Fasilitas Canggih dan Informasi Beasiswa Terkini
Tidak berbentuk, tidak berupa, tidak bernama / Aku istirahat disini / Tenaga gaib memupuk jiwaku
Sang penyanyi pun melanjutkan gambaran nasib paman doblang yang kerap diludahi para pengeran (penguasa) dari kereta kencana atau melalui kekuasaannya.
Dalam lirik selanjutnya digambarkan jika paman doblang pun kerap disalahkan pada sesuatu yang tidak pernah ia lakukan, ia diadili tanpa proses pengadilan.
Melihat situasi seperti itu, sang penyanyi pun bernyanyi apa komentar paman doblang melihat dirinya diperlakukan seperti itu.
Dalam lirik selanjutnya, paman doblang menjawab.
Kesadaran adalah matahari / kesabaran adalah bumi / keberanian menjadi cakrawala / dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati