SUARABANDUNGBARAT - Sengketa antara Virgoun Tambunan dan Inara Rusli terus memanas. Inara tidak hanya mengajukan gugatan, tetapi juga melaporkan Virgoun atas tuduhan "Cinta Terlarang".
Tim hukum Inara Rusli menjalani pemeriksaan dengan membawa bukti-bukti dan saksi baru, yang sekarang telah mengungkapkan beberapa rincian tentang bukti-bukti tersebut.
Apa isi dari 4 video yang disebutkan, dan bagaimana reaksi kuasa hukum Inara?
Kuasa hukum Inara angkat bicara mengenai bukti-bukti yang telah diserahkan.
"Kami sudah menyalahkan bukti-bukti tertulis sebanyak 97, ada juga 4 video, dan dua saksi. Proses pemeriksaan klien kami, Virgoun, masih berlangsung. Kami masih melengkapi saksi-saksi dan juga bukti," kata kuasa hukum Inara Rusli dilansir dari StarPro.
Namun, kuasa hukum tidak merinci secara spesifik isi dari keempat video yang mereka sebutkan.
Dalam pertanyaan mengenai video-video tersebut, kuasa hukum menyinggung mengenai tekanan psikis dalam hubungan suami istri.
"Saksi kita masih rahasiakan ya, karena hari ini terduga tidak hadir. Namun tadi kami dengar ada surat terkait ketidakhadiran pihak Virgoun," jelasnya.
Sementara itu, Virgoun sendiri telah melaporkan Inara atas tuduhan ilegal akses dan membocorkan percakapan pribadi.(*)
Baca Juga: Inara Rusli Lucuti Aib Virgoun dengan Bukti Ini! Begini Kata Kuasa Hukumnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel