/
Selasa, 22 Agustus 2023 | 21:02 WIB
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. (Instagram)

SUARA BANDUNG BARAT - Belum lama ini muncul wacana terkait kemungkinan duet capres- cawapres antara Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan.

Wacana duet Ganjar-Anies tersebut sempat diwacanakan oleh Ketua DPP PDIP, Said Abdullah beberapa waktu yang lalu.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto pun turut buka suara terkait wacana dari duet Ganjar-Anies yang disampikan oleh Said Abdullah tersebut.

Menurutnya, bahwa keputusan mengenai pendamping Ganjar adalah ranah dari Megawati sebagai ketua umum.

"Jadi itu disampaikan oleh Pak Said tetapi tadi saya juga meminta penjelasan Ibu ketua umum bahwa itu adalah ranah dari ibu ketua umum dan sampai saat ini belum diputuskan siapa yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo," ujarnya seperti dikutip dari Antara News.

Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan bahwa sosok yang cocok jadi pendamping Ganjar tidak hanya secara elektoral saja tetapi juga kemampuan teknokratiknya.

Bukan hanya itu, sosok pendamping Ganjar juga harus memiliki komitmen kuat kepada keberagaman agar terciptanya persatuan di Indonesia.

Terkait sosok Anies Baswedan yang sempat digadang-dagang jadi pendamping, Hasto mengatakan itu akan disampaikan oleh Megawati.

"Akan disampaikan oleh ibu ketua umum setelah berdialog dengan ketua umum partai lain pada momentum yang tepat," ucapnya.

Baca Juga: Buntut Komentar Tak Senonoh Oknum Suporter, Kiper PSIS Semarang Adi Satryo Somasi 2 Akun Instagram

Di sisi lain, seperti diketahui pendaftaran calon presiden dan wakil presiden akan mulai dibuka kurang lebih dua bulan lagi pada 19 Oktober 2023.

Masih ada waktu untuk sejumlah partai membentuk koalisi dan menentukan calon presiden dan wakilnya yang akan diusung.(*)

Load More