SUARA BANDUNG BARAT- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berupaya maksimal mengurangi penumpukan sampah dampak kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Ibrahim Aji menjelaskan, pihaknya memaksimalkan kuota pembuangan sampah ke zona darurat TPA Sarimukti yang diberikan oleh Pemprov Jabar.
"Kita masih ada sisa 450 ton kuota pembuangan sampah dari kuota yang diberikan Pemprov Jabar sebanyak 1500 ton," Katanya saat ditemui, Senin (11/9/2023).
Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Bandung Barat pun kembali mendapatkan kuota sebanyak 455 ritase atau setara dengan 12 ton per ritasenya.
"Per-tanggal 12 September 2023, kuota masih dikasih oleh provinsi Jabar itu ritasenya 455 rit dengan kapasitas 12 ton per-ritnya. Total ritnya itu sekitar 15 hari jika kita hitung," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya mengakui dengan armada yang dimiliki penanganan sampah di wilayahnya untuk saat ini belum bisa maksimal.
"Armada yang tersedia itu sekitar 30 truk, idealnya sekitar 70 armada. 30 truk itu kita melayani 10 kecamatan tapi tidak semua desa dari 10 kecamatan itu," katanya.
"Sementara untuk armada sendiri kita hanya memiliki muatan kapasitas 8 ton. Itupun armada muatan 8 ton kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena armada kita itu kebanyakan warisan dari Kabupaten Bandung," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim Aji mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah yang akan dibuang. Setidaknya, hal tersebut akan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA.
Baca Juga: Tilang Uji Emisi Disetop, Heru Budi Pasrah: Seterah Polisi!
"Kita mengimbau kepada temen-temen bank sampah, penggiat magot, dan TPS 3R untuk meningkatkan tingkat produksinya, " tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM