/
Senin, 11 September 2023 | 15:48 WIB
Mobil pemadaman kebakaran masih berupaya memadamkan api di TPA Sarimukti, beberapa waktu lalu (Hendra/SUARAKBB)

SUARA BANDUNG BARAT- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berupaya maksimal mengurangi penumpukan sampah dampak kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Ibrahim Aji menjelaskan, pihaknya memaksimalkan kuota pembuangan sampah ke zona darurat TPA Sarimukti yang diberikan oleh Pemprov Jabar. 

"Kita masih ada sisa 450 ton kuota pembuangan sampah dari kuota yang diberikan Pemprov Jabar sebanyak 1500 ton," Katanya saat ditemui, Senin (11/9/2023). 

Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Bandung Barat pun kembali mendapatkan kuota sebanyak 455 ritase atau setara dengan 12 ton per ritasenya. 

"Per-tanggal 12 September 2023, kuota masih dikasih  oleh provinsi Jabar itu ritasenya 455 rit dengan kapasitas 12 ton per-ritnya. Total ritnya itu sekitar 15 hari jika kita hitung," jelasnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya mengakui dengan armada yang dimiliki penanganan sampah di wilayahnya untuk saat ini belum bisa maksimal. 

"Armada yang tersedia itu sekitar 30 truk, idealnya sekitar 70 armada. 30 truk itu kita melayani 10 kecamatan tapi tidak semua desa dari 10 kecamatan itu," katanya. 

"Sementara untuk armada sendiri kita hanya memiliki muatan kapasitas 8 ton. Itupun armada muatan 8 ton kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena armada kita itu kebanyakan warisan dari Kabupaten Bandung," imbuhnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim Aji mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah yang akan dibuang. Setidaknya, hal tersebut akan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA. 

Baca Juga: Tilang Uji Emisi Disetop, Heru Budi Pasrah: Seterah Polisi!

"Kita mengimbau kepada temen-temen bank sampah, penggiat magot, dan TPS 3R untuk meningkatkan tingkat produksinya, " tandasnya. (*)

Load More