SUARABANDUNGBARAT - Kadang-kadang, saat kita membutuhkan obat untuk meredakan penyakit atau gejala tertentu, kita mungkin menemukan obat yang telah melewati tanggal kadaluarsanya.
Apa yang sebaiknya kita lakukan dalam situasi seperti ini? Dokter Saddam Ismail, dalam video di YouTube-nya, memberikan penjelasan tentang efek dan risiko minum obat yang telah kadaluarsa.
Ternyata, minum obat yang sudah kadaluarsa bisa memiliki efek negatif pada tubuh kita.
Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi:
1. Efektivitas yang Menurun
Obat yang sudah kadaluarsa mungkin tidak lagi efektif dalam mengatasi masalah kesehatan yang dituju. Kandungan kimia dalam obat bisa mengalami perubahan seiring waktu, sehingga obat tersebut mungkin tidak lagi memberikan manfaat yang diharapkan.
2. Perubahan Kimia
Obat yang kadaluarsa dapat mengalami perubahan dalam komposisi kimianya. Ini bisa mengakibatkan perubahan warna, bau, atau tekstur obat. Hal ini juga bisa mengubah cara obat tersebut berinteraksi dengan tubuh kita.
3. Resistensi Antibiotik
Minum antibiotik yang sudah kadaluarsa dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Bakteri dalam tubuh kita mungkin menjadi lebih tahan terhadap antibiotik ini, yang dapat mengurangi efektivitas pengobatan di masa mendatang.
4. Efek Samping
Obat yang kadaluarsa juga dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Ini terutama berlaku jika kita menggunakan obat lain yang berinteraksi dengan obat yang kadaluarsa.
Dokter Saddam menyarankan agar kita selalu memeriksa tanggal kadaluarsa pada kemasan obat sebelum mengonsumsinya.
Jika obat telah kadaluarsa, sebaiknya tidak digunakan. Selain itu, penting untuk memperhatikan cara penyimpanan obat sesuai dengan petunjuk yang ada. (*)
Baca Juga: Apa Bedanya Minum Obat Sebelum dan Sesudah Makan? Dokter Saddam Ismail Berikan Penjelasan
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok
-
Skip yang Lain! 5 HP Gaming 2 Jutaan Terbaik untuk Main Game
-
Masalah Jadwal, Gaeul Dipastikan Absen dari Penampilan IVE di TIMA 2026
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Sisi Kelam Embun Es Dieng: Saat Wisatawan Berfoto, Petani Menanggung Rugi Miliaran Rupiah
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Selamat Jalan Sang Capo: Andie Peci, Pejuang Marwah Persebaya Itu Kini Telah Berpulang
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Kasus Kusta di Jateng Masih Tinggi, Ahmad Luthfi Perluas Skrining Lewat Speling
-
Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata