SUARA BANDUNG BARAT - Tanaman hias telah menjadi kegemaran banyak orang, dan semakin populer dengan perkembangan teknologi, yaitu kemudahan berbelanja online.
Namun, terkadang ketika tanaman hias yang dibeli dari online shop tiba, beberapa mungkin merasa khawatir tentang bagaimana cara merawatnya dengan baik.
Jangan panik dulu! Jika tanaman terlihat tidak segar akibat lamanya perjalanan. Pastikan penanganan pertamanya harus dilakukan dengan benar. Bagaimana caranya?
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Zamroni Channel, Rabu (18/10/2023) berikut ini adalah penanganan pertama yang tepat untuk bibit tanaman hias yang dibeli dari online shop.
1. Buka Bungkus Tanaman dengan Hati-Hati
Bibit tanaman yang dijual secara online biasanya dibungkus kardus dan lakban untuk melindunginya selama perjalanan. Namun, jika tidak segera membuka paketnya, tanaman bisa membusuk.
Buka paket dengan hati-hati dimulai dari bagian sudut-sudutnya untuk memastikan tidak ada bagian tanaman yang rusak. Lepaskan plastik dan lakban yang menempel pada tanaman.
Biasanya media tanam yang digunakan untuk membungkus tanaman terbuat dari sekam dan sedikit tanah untuk membantu menjaganya selama berada di perjalanan.
Namun, kondisi jarak dan pengiriman yang telat, biasanya akan membuat tanaman hias menguning sehingga butuh perawatan ekstra agar kembali subur. Mulailah dengan memangkas daun kuningnya.
Baca Juga: Tak Perlu Bahan Kimia, Ini 5 Tanaman Hias Terbaik yang Dapat Menjernihkan Kolam Ikan
2. Biarkan Terpapar Udara dan Siapkan Media Tanam Baru.
Selanjutnya yaitu membiarkan tanaman terpapar udara, selama 5-10 menit. Sambil menunggunya, siapkan media tanam yang akan digunakan. Media tanam ini terbuat dari sekam bakar, pupuk kambing, dan sedikit tanah.
3. Masukkan Tanaman Hias ke Medianya.
Masukkan tanaman ke dalam medianya. Lalu rata-ratakan untuk memastikan keseimbngan tanaman agar tidak roboh saat disiram. Setelah itu, berikan pupuk organik.
Pupuk organik cair sangat baik untuk mengatasi stres tanaman setelah perjalanan. Caranya, campurkan 1 liter air bersih dengan 60 ml pupuk organik. Kemudian, siramkan langsung ke akar tanaman.
4. Biarkan Tanaman Beradaptasi
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali