/
Sabtu, 10 Desember 2022 | 13:10 WIB
Gorong-gorong tempat mayat seorang pria ditemukan. (Istimewa)

Warga di Buleleng, Bali digegerkan dengan penemuan mayat yang tersangkut digorong-gorong pada saluran air yang sempit dan telah mengeluarkan bau tidak sedap pada Jumat 9 Desember 2022 sekitar pukul 12.00 WITA.

Awalnya warga dalam dua hari belakangan mencium bau tidak sedap yang belum diketahui sumbernya.

Warga kemudian memeriksa sejumlah tempat di sekitar lokasi termasuk memeriksa saluran air atau gorong-gorong yang dialiri air cukup deras.

"Awalnya tersebar bau bangkai busuk dan kami cari sumbernya ternyata berasal dari gorong-gorong," ujar warga penghuni kos di sekitar TKP penemuan.

Namun tak disangka ketika diperiksa lagi ada benda teronggok yang menyumbat aliran air di gorong-gorong.

Lebih mengejutkan lagi ternyata sumbatan berbau busuk itu jasad manusia.

“Setelah dipastikan onggokan itu mayat warga kemudian melaporkannya ke aparat setempat dan selanjutnya menghubungi pihak berwajib," imbuhnya.

Tim Basarnas Buleleng pun datang dan membongkar beton pada gorong-gorong tersebut.

"Kami melakukan evakuasi cukup lama karena korban berada digorong-gorong sempit. Diperlukan waktu satu jam lebih untuk membongkar gorong-gorong," kata Kepala Basarnas Buleleng Dudi Librana.

Baca Juga: Maroko vs Portugal, Fernando Santos Minta Orang-orang Berhenti Gosipkan Cristiano Ronaldo

Dudi menyebut membobol beton gorong-gorong dengan menggunakan teknik Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) memerlukan waktu cukup lama disebabkan beton penutup gorong-gorong cukup tebal.

"Keterangan dari masyarakat mayat teronggok di gorong-gorong kurang lebih dua hari setelah warga mencium bau menyengat," ujarnya.

Setelah diidentifikasi, jasad tersebut bernama Putu Nova Apriana (28).

Ia hilang sudah 2 hari dan kerabat mengaku ia keluar dari rumah sejak pagi pukul 07.00 WITA.

"Kami melakukan pencarian kemana-mana. Selain mengalami gangguan mental, korban juga mengidap epilepsi," ujarnya, Jumat, 9 Desember 2022.

Sebelum mayat tersebu ditemukan, Ketut Nesa mengaku sempat melihat bungkusan kresek yang biasa dibawa korban di sekitar gorong-gorong tempat korban ditemukan.

Load More