Seorang kakek di wilayah Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar bernama Daeng Gewa (80) baru-baru ini menyita perhatian.
Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial memperlihatkan kakek Daeng tengah tiduran santai sambil merokok.
Sementara tepat di atas tubuhnya ada runtuhan asbes atap rumah dan pohon besar. Kakek Daeng terhimpit material rumah, barang dan batang pohon akibat cuaca ekstrem.
Kejadian ini diketahui terjadi pada Rabu (4/1/2023) pagi tadi. Beruntungnya kakek yang tinggal seorang diri itu dapat lolos dari maut usai dievakuasi petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar.
Warganet dibuat salah fokus saat proses evakuasi tersebut. Pasalnya, Kakek Daeng terlihat santai sambil merokok.
Dari video yang beredar, ekspresi kakek Daeng tidak terlihat seperti orang kesakitan. Ia dengan sangat santai menunggu proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Menurut informasi, pohon besar tersebut roboh saat Kakek Daeng Gewa sedang tertidur pulas.
Suara gemuruh pohon tumbang itu juga sempat membuat panik warga setempat hingga akhirnya menghubungi petugas evakuasi.
Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan bahwa proses penyelematan terhadap kakek Daeng Gewa dengan menurunkan 10 personel dengan peralatan lengkap.
Baca Juga: Niatnya Tutorial, Polisi Ini Justru Marah Karena Tak Bisa Main Latto-latto
"Korban kondisinya selamat, ada 10 personel kita turunkan, sementara korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk perawatan lebih lanjut," Ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi