Salah satu pernyataan Kamaruddin Simanjuntak adalah menyebut seorang Dirut BUMN mengelola Rp300 triliun untuk persiapan Capres 2024.
Akibat pernyataan tersebut, Kamaruddin Simanjuntak pun dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dugaan pencemaran nama baik.
Kamaruddin Simanjuntak bahkan menyerahkan 6.000 video mesum diduga Direktur Utama PT Taspen ke Bareskrim Polri.
Video-video tersebut diserahkan saat dirinya memenuhi panggilan atas laporan hoaks yang dilayangkan Direktur Utama PT Taspen.
Kamaruddin membawa satu koper barang bukti berisi video asusila yang disebut pemerannya adalah Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih.
Kamaruddin membawa bukti-bukti tersebut untuk menyangkal tuduhan Kosasih. Mengenai dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik. Ditemani bersama koleganya, Kamaruddin menjalani pemeriksaan selama tujuh jam lamanya.
Terkait 6.000 video mesum yang ia serahkan ke penyidik Bareskrim, Kamaruddin mengaku pihak penyidik sudah melihatnya dan memberi reaksi kaget dan heran.
"Mereka heran dan kaget. Karena awalnya mereka kira pernyataan saya soal video mesum itu hoaks. Saya tunjukkan buktinya banyak sekali dan mereka heran dan kaget," kata Kamaruddin.
Ia menambahkan, dalam ribuan video tersebut, pemeran yang ia klaim adalah Dirut PT Taspen melakukan hubungan seks dengan berbagai wanita yang bukan istrinya, melainkan wanita-wanita yang sudah bersuami.
Ribuan video mesum itu diserahkan ke Bareskrim dalam sebuah harddisk. Kamaruddin pun mengaku lepas tangan jika ada video yang bocor ke publik dari harddisk tersebut.
Sebelumnya, Kamaruddin yang menjadi kuasa hukum dari istri Dirut PT Taspen bernama Rina Laowi, telah menyerahkan video mesum tersebut ke Direktorat Tindak Pidanan Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Sayangnya laporan tersebut dihentikan karena dianggap tidak terdapat unsur pidana di dalamnya. Ia tidak menyerah dan tetap menyerahkan video tersebut untuk dapat membawa Kosasih ke meja hijau.
"Saya tidak akan mundur sedikitpun, maka hari ini semua video porno ini akan saya serahkan kepada penyidik Siber Polri. Karena saya dipanggil sebagai terlapor walaupun saya menjalankan profesi saya sebagai advokat dan mengatakan hal yang sebenarnya," katanya.
Sebelumnya Kosasih melaporkan Kamaruddin dengan dugaan hoaks dan pencemaran nama baik. Setelah sebuah video pernyataan Kamaruddin viral di media sosial.
"Persiapan Dana Capres 2024, Seorang Dirut BUMN mengelola 300 Triliun, disuruh atau atas inisiatif sendiri, memacari berbagai wanita, ketemu muslim dia muslim padahal dia katolik, ketemu hindu, hindu dia nikahnya, ketemu kristen, kristen dia, semua agama dilakoni, kesannya nusantara banget. Wanita-wanita ini ditaruh di Apartemen salah satunya di Wong Residance, Jakarta Barat".
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas