Aktor Ferry Irawan yang kini menjadi tersangka atas kasus dugaan KDRT kepada istrinya, Venna Melinda masih terus mengupayakan perdamaian.
Bahkan, isu yang beredar menyebut permintaan damai dari Ferry Irawan dilakukan dengan sedikit ancaman.
Diduga, ancaman yang dilontarkan Ferry Irawan adalah hendak membongkar aib Venna Melinda atas kasus yang menimpa dirinya di Bogor, Jawa Barat.
Menanggapi soal beragam isu ancaman yang beredar, kuasa hukum Ferry Irawan, Jeffry Simatupang akhirnya bereaksi.
Menurut Jeffry Simatupang, pihaknya membantah dugaan pengancaman yang dilakukan Ferry Irawan kepada Venna Melinda.
"Tidak pernah kami itu selalu di berita mengancam atau apapun itu supaya terjadi perdamaian," kata Jeffry Simatupang, dikutip dari tayangan Youtube Cumicumi, Rabu (25/1/2023).
Menurut Jeffry, pihaknya mengakui perdamaian itu terjadi jika kedua belah pihak, baik Ferry Irawan maupun Vennda Melinda duduk bersama.
"Tidak (ada pengancaman, red), sekali lagi begini, upaya perdamaian itu bisa terwujud dengan syarat hanya ketika kedua belah pihak duduk bersama," ujar Jeffry.
Jeffry pun menyayangkan isu pengancaman ini semakin berkembang dan membuat kliennya merasa keberatan.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Memakai Kondom dalam Islam, Halal atau Haram? Ini Kata Para Ulama
Ferry menyayangkan adanya isu ancaman yang terus berkembang melalui beragam berita dan video yang menurutnya dibuat-buat.
Padahal, saat ini Ferry Irawan telah mematuhi prosedur hukum saat kasusnya ini masih berjalan.
"Kami terus ikuti proses hukumnya, namun yang menjadi masalah adalah ketika isu-isu ini semakin berkembang
kita tahu lah teman-teman saat ini banyak berita-berita (soal ancaman), belum lagi video-video yang kemarin sempat beredar. Itu yang mengakibatkan Pak Ferry keberatan," tutur Jeffry.
Alhasil, Jeffry pun meminta publik tidak lagi membesar-besarkan soal isu ancaman tersebut.
Sebab, saat ini pihaknya masih terus fokus untuk menjalani prosedur hukum dengan baik dan juga mengupayakan perdamaian.
"Oleh kareananya kami ini menjalankan dua hal ini, kalau memang dalam proses hukumnya kita lalui, di sisi yang lain kami juga mengupayakan perdamaiannya," jelas Jeffry.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?