Satreskrim Polres Wajo, Sulawesi Selatan, telah menetapkan anak anggota DPRD Wajo, Aan Saputra Wijaya, sebagai tersangka. Kasus penganiayaan terhadap juru parkir, Suwardi. Video penganiayaan viral di media sosial.
"Sudah. Sudah ditetapkan tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Wajo, AKP Theodorus Echal saat dikonfirmasi Kamis, 2 Februari 2023.
Echal mengatakan pihaknya sudah memeriksa Aan dan enam orang saksi sejak kasus ini dilaporkan pada hari Selasa lalu. Salah satunya adalah petugas Dinas Perhubungan Wajo, Muh Yunus yang ada di video.
"Ada enam orang saksi yang diperiksa. Termasuk itu yang dishub sebagai saksi," ungkapnya.
Echal menambahkan, korban pemukulan, Suwardi juga telah diperiksa oleh penyidik. Dari hasil gelar perkara itu diketahui Aan terbukti menganiaya korban.
"Kita kenakan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan," ucapnya.
Diketahui, beredar di media sosial sebuah video memperlihatkan seorang pria diduga menganiaya juru parkir, Senin, 31 Januari 2023.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Andi Paggaru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Dalam rekaman CCTV terlihat pria tinggi besar itu mendatangi juru parkir di depan sebuah toko lalu langsung dipukul.
Pelaku tak terima sebab ditegur karena memarkir kendaraannya di sembarang tempat dan menghalangi kendaraan lain.
Baca Juga: Duuh! Merinding, Cewek Ini Tak Sadar Hidungnya Kemasukan Lintah
Belakangan diketahui, pelaku merupakan anak Legislator Kabupaten Wajo, Zainuddin Ambo Saro.
Pelaku membenarkan kejadian tersebut dan mengakui sudah memukul juru parkir. Peristiwa itu dipicu karena ia dikatai oleh korban.
Awalnya, kata Aan, ia hendak menghadiri pernikahan temannya yang letaknya berhadapan dengan toko. Karena istrinya sedang hamil, ia memilih parkir di depan toko.
Ia mengaku sempat minta izin ke tukang parkir menggunakan sedikit lahan parkir toko. Namun, malah diteriaki oleh korban.
"Juru parkir melontarkan kata-kata yang tidak enak. Saya seolah dipermalukan," ujarnya.
Sementara, juru parkir bernama Suwardi membantah klarifikasi Aan Saputra. Ia bilang tak pernah melontarkan kata-kata kasar ke pelaku.
Ia hanya mengarahkan pelaku agar memarkir kendaraannya di tempat lain. Karena menghalangi jalan masuk ke toko. Tapi, ia tak terima.
"Ada orang lain di situ yang dengar dan bisa jadi saksi. Saya tidak pernah ucapkan kata-kata kasar, hanya minta dia pindahkan mobilnya. Karena menghalangi kendaraan yang mau masuk ke toko," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Antre BBM di SPBU Makan Korban, Sopir Truk Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Tips Liburan Hemat dan Seru Bersama Keluarga di Resor Mewah Macau
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?