/
Senin, 13 Februari 2023 | 09:32 WIB
Ilustrasi hamil ((Unsplash.com/ Camylla Battani))

Penemuan mayat dengan anggota tubuh yang sudah tak lengkap mengegerkan warga di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT pada Sabtu (11/2/2023) petang.

Mayat ini ditemukan warga di Muara Oli’o, wilayah RT 15/RW 06, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Mengerikannya mayat perempuan tanpa identitas ini hanya ditemukan dalam keadaan setengah bagian badan (pinggang sampai kaki) dan dalam keadaan hamil.

Diduga kehamilannya sudah 6 bulan.

Tragisnya, potongan tubuh yang ditemukan hanya menyisakan kaki hingga pinggang.

Sedangkan bagian pinggang ke atas  hingga kepala sudah tidak ada.

Di bagian mulut rahimnya, ada orok bayi yang masih bergelantungan.

Orok bayi itu terlihat sudah hancur.

Jenazah perempuan itu ditemukan pasangan suami istri Tobias Loek (60) dan Lusia Loek (60), warga RT 016/RW 005, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang saat dalam perjalanan pulang dari mencari kerang di seputaran Muara Oil’o.

Baca Juga: Nikahi Bule, Janji Patricia Gouw di Hadapan Pendeta Ganti Kata Miskin Jadi Kaya, Kaya, Kaya

Tak disangka mereka melihat potongan tubuh manusia sedang tersangkut di pepohonan mangrove.

Karena ketakutan mereka pun pulang dan setibanya di rumah Thobias dan Lusia memberitahukan penemuan keduanya kepada Nelcy Konai (44) dan Riky Yulius Loek (17) beserta masyarakat setempat.

Warga lalu melapor ke Babinkamtibmas Kelurahan Merdeka Bripka Sirman dan diteruskan ke Kapolsek Kupang Timur lalu Polres Kupang.

Diduga mayat tersebut adalah korban terseret arus dan meninggal dunia karena tidak tertolong sedangkan oroknya masih melekat pada mulut rahim korban.

Polisi langsung turun ke lokasi penemuan jenazah untuk identifikasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) meski empat terkendala medan yang sulit ke TKP karena lumpur tebal.

Hingga saat ini belum ada informasi terkait identitas jenazah perempuan itu dan penyebab kematiannya.

Hasil pemeriksaan menyebut bahwa potongan tubuh manusia yang ditemukan berupa bagian pinggang hingga kaki. Sedangkan bagian kepala hingga perut tidak ditemukan lagi.

Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH yang dikonfimasi Sabtu malam membenarkan kejadian ini.

“Sementara jenazah masih disimpan di ruang jenazah RS Bhayangkara menunggu otopsi dari dokter forensik,” tandasnya.

Load More