Menteri Keuangan Sri Mulyani membongkar penyebab melonjaknya harta kekayaan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo.
Kenaikan harta kekayaan pejabat pajak itu, menurutnya karena harga tanah yang ikut melonjak.
"Saya tanya sama Pak Suryo kenaikannya karena apa? Kenaikan karena harga tanah, harga itu, tiba-tiba dianggapnya korupsi," ujar Sri Mulyani, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (01/03/2023).
Harta kekayaan pejabat pajak Suryo Utomo dianggap melonjak drastis dalam waktu singkat.
Untuk diketahui, dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Suryo pada 2017 mencapai Rp 6,13 miliar.
Kemudian pada 2021, harta kekayaan pejabat pajak ini membengkak hingga Rp 14,4 miliar.
Dalam empat tahun, harta kekayaan Suryo Utomo melompat hingga Rp 8,4 miliar.
Rincian harta kekayaan Dirjen Pajak Suryo Utomo lebih banyak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 14,16 miliar.
Yakni, aset tanah dan bangunan di Bekasi, Jakarta Selatan, dan Bogor. Suryo Utomo juga punya alat transportasi sebanyak 11 unit dengan total nilai Rp 947 juta.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia U-20 vs Irak: Garuda Nusantara Tertinggal Satu Gol di Babak Pertama
Suryo Utomo ada aset harta bergerak lainnya sebesar Rp 1,54 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp 2,79 miliar.
Utang Suryo Utomo besarannya Rp 5 miliar. Sehingga total harta kekayaan Suryo Utomo sebesar Rp 14,45 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru