Kekasih Mario Dandy, Agnes Gracia Haryanto, memutuskan untuk mengundurkan diri dari SMA Tarakanita I Jakarta.
Pengunduran wanita tersebut karena kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David. Hal ini disampaikan Ferdie Soethiono selaku pengacara SMA Tarakanita I Jakarta.
Berdasarkan keterangan Ferdie Soethiono, keluarga AG alias Agnes mengatakan hal ini dilakukan agar pihak lain tidak ikut terseret dalam kasus ini.
“Keluarga menyadari bahwa situasi saat ini mempengaruhi berbagai pihak, baik guru, murid alumni sehingga, belum lagi ini, pendidikan dapat terganggu dari teman-teman AG,” ujar Ferdie Soethiono, Sabtu 4 Maret 2024.
“Karena pertimbangan itu semua, keluarga dan AG mengajukan permohonan pengunduran diri,” lanjutannya.
AG alias Agnes dinyatakan telah mengundurkan diri dari SMA Tarakanita I Jakarta sejak 28 Februari 2023.
Sebagai informasi, AG alias Agnes merupakan salah satu pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan Mario Dandy terhadap David.
Hal ini bermula dari AG Alias Agnes diduga mengadu kepada Mario Dandy tentang perbuatan tidak senonoh David.
Merasa tidak terima, Mario Dandy bersama Shane Lukas dan Agnes langsung merencanakan penganiayaan terhadap David.
Baca Juga: Dahsyatnya Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: 6 Jam Api Baru Padam, Ribuan Warga Mengungsi
Kemudian, Agnes diduga adalah sosok yang menghasut David agar menemuinya dengan alasan ingin mengembalikan kartu pelajar.
Setelah David menuruti permintaannya dan berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara alias TKP, insiden brutal ini terjadi.
Dalam kasus ini, Agnes disebut sebagai sosok yang merekam penganiayaan terhadap David dan tidak berusaha untuk mencegah sang kekasih agar memberhentikan tindakan kejamnya.
Lebih lanjut, Polda Metro Jaya telah menetapkan Agnes sebagai pelaku anak dan dianggap terlibat dalam merencanakan penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian telah menetapkan Agnes akan dijerat Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 355 ayat (1) KUHP jo Pasal 56 KUHP subsider Pasal 354 (1) jo Pasal 56 KUHP lebih subsider Pasal 353 (2) jo Pasal 56 KUHP lebih subsider Pasal 351 (2) KUHP jo Pasal 56 KUHP.
Sampai berita ini diturunkan, kondisi David masih dalam keadaan koma dan dirawat secara intensif di RS Mayapada, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Work From Home, Krisis Energi, dan Mimpi Besar Swasembada yang Belum Tuntas
-
Ibadah Haji 2026: Antara Panggilan Ilahi dan Bayang-Bayang Konflik Geopolitik
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bukan Cuma Buku dan Seragam, Lakukan 5 Hal Ini Agar Mental Anak Siap Hadapi Tahun Ajaran Baru
-
'Hilal' Perang Iran Berakhir Sudah Terlihat
-
Profil 4 Pimpinan DPRD Sumsel, Ini Rincian Anggaran Rumah Dinas Miliaran Masing-Masing
-
360 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut Saat Lebaran 2026, Samosir Jadi Destinasi Terpopuler
-
Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol
-
Tips Sukses Hadapi Pembelajaran Jarak Jauh, Agar Tak Gagap Digital!
-
Indonesia Mengutuk Keras UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina oleh Israel