Suami istri harus tetap wapada terhadap risiko penyakit. Jika melakukan hubungan seks di kolam renang.
Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi. Apabila Anda melakukan hubungan seks di kolam renang:
1. Penyakit menular seksual (PMS)
Seks di kolam dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena PMS. Bahkan jika kamu menggunakan kondom, air kolam dapat memecah bahan di dalam kondom, membuatnya kurang efektif melawan PMS dan kehamilan yang tidak diinginkan.
Namun, hanya berenang di kolam tidak akan membuat kamu terkena PMS, itu bisa terjadi karena melakukan tindakan seksual di kolam.
2. Vagina kering dan nyeri genital
Air dapat mengeringkan vagina dan menghilangkan pelumas alaminya. Tanpa pelumasan, seks bisa menyakitkan dan menyebabkan lebih banyak gesekan – berpotensi menimbulkan robekan mikro di vagina, penis, atau anus.
Robekan di area genital dapat semakin meningkatkan risiko PMS dan infeksi nonseksual. Kurangnya pelumasan juga dapat menyebabkan dispareunia.
Dispareunia didefinisikan sebagai nyeri genital yang persisten atau berulang tepat sebelum, selama, atau setelah hubungan seksual. Biasanya menyerang wanita tetapi juga bisa terjadi pada pria.
Baca Juga: Kabar Gembira buat Petani Sawit Riau, Harga TBS Nyaris Rp3 Ribu per Kg
3. Infeksi bakteri
Bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK) dapat tumbuh di lingkungan yang lembab dan hangat. Kolam dapat berisi urine dan feses, yang akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab ISK.
Jika vagina terkena air kolam, kamu mungkin mengalami ISK. Ini juga bisa tumbuh dalam pakaian renang yang lembab.
4. Mempengaruhi keseimbangan pH vagina
Klorin ditambahkan ke dalam air kolam untuk membunuh bakteri di dalam air. Namun, klorin dapat mengubah keseimbangan pH vagina kamu dengan membunuh bakteri sehat di vagina, yang memainkan peran penting dalam melindungi vagina dari infeksi bakteri.
Ketika pH vagina diubah secara drastis, hal itu juga dapat menimbulkan risiko pertumbuhan jamur. berpotensi menyebabkan infeksi jamur dan infeksi vagina lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli