/
Rabu, 15 Maret 2023 | 09:57 WIB
Pperang pandan


Indonesia negara dengan ragam agama, suku bangsa, bahasa, hingga etnis. Perbedaan itu menjadikan Indonesia kaya akan budaya.

Budaya dan adat istiadatnya juga unik. Tidak ditemukan di negara lain. 

1. Perang Pandan di Bali

Bali terkenal akan keindahan alamnya. Pulau Dewata itu juga mempunyai kebudayaan yang sarat akan makna, salah satunya adalah tradisi Mekare-kare atau yang biasa disebut Upacara Perang Pandan dari Desa Tenganan, Karangasem.

Upacara ini merupakan bentuk persembahan yang dilakukan sebagai penghormatan pada Dewa Indra, dewa perang dalam kepercayaan Hindu di Bali.

Upacara Mekare-kare biasanya dilakukan setiap tahun pada sasih kalima atau setiap sekitar bulan Juni dalam kalender Masehi.

Umumnya, upacara akan diawali dengan memohon keselamatan dan kemudian dilanjutkan dengan pertarungan menggunakan daun pandan.

2. Tradisi Tabuik

Tradisi ini berasal dari Kota Pariaman, Sumatera Barat. Tabuik diambil dari bahasa Arab yang artinya peti kayu. 

Baca Juga: Bangga! Kampus Tanah Air jadi Kampus Nomor 1 di Asia Tenggara 2023

Secara simbolik, tradisi ini menggambarkan kebesaran Allah SWT yang membawa terbang jenazah Husein ke langit dengan Buraq. Krena meninggal mengenaskan dalam Perang Karbala.

Tradisi ini dilaksanakan secara besar-besaran, dimulai dari tanggal 1 Muharram hingga 15 Muharram. 

Dimulai dengan mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hingga hoyak tabuik.

3. Bau Nyale di Nusa Tenggara Barat

Di Nusa Tenggara Barat terdapat tradisi unik menangkap cacing laut di sepanjang pantai Pulau Lombok. Tradisi ini dilakukan secara turun-temurun setiap tanggal 20 di bulan 10 pada penanggalan Suku Sasak atau sekitar bulan Februari pada kalender Masehi.

Dalam tradisi ini, ribuan orang menangkap cacing laut atau nyale yang dipercaya adalah jelmaan Putri Mandalika. 

Load More