/
Senin, 10 April 2023 | 11:06 WIB
Mario, tersangka penganiayaan terhadap David Ozora tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2023)

Mario Dandy Satriyo, mengaku sama sekali tak berniat menganiaya David Ozora. Karena usia korban masih terbilang anak kecil.

Hal itu disampaikan Mario Dandy saat berbincang-bincang dengan jurnalis Abraham Silaban.

Pengakuan Mario Dandy kepada Abraham Silaban itu diunggah lewat akun TikTok pribadinya @abraham_silaban, seperti dilihat pada Minggu, 9 April 2023.

Dalam video wawancara itu, awalnya Abraham Silaban menanyakan kepada Mario Dandy apakah yang bersangkutan memiliki niat untuk menganiaya David atau tidak.

“Jadi kamu mau ngobrol baik-baik sama dia? Bukan mau ngabisin dia itu?” tanya Abraham Silaban ke Dandy.

Dandy pun kemudian menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tidak mempunyai rencana untuk menganiaya David Ozora.

Sebab, menurut Mario Dandy, umur David Ozora masih terbilang jauh lebih muda di bawah usianya.

“Gak ada rencana mau mukulin, ngapain juga saya mukulin anak kecil,” ujar Mario Dandy.

Oleh karena itu, Dandy membantah anggapan yang menyebut dirinya sejak awal berniat menganiaya David. Sebab, ia sempat mengajak David bertemu di tempat ngopi untuk berbincang.

Baca Juga: Jan Olde Riekerink: Lawan Persija Akan Sulit, Mereka Mau Finis di Peringkat Dua

“Kalau misalnya saya mau mukulin dari awal ngapain saya harus ngajak dia ke tempat kopi, gitu ngapain?” ungkapnya.

Dandy juga mengaku awalnya sudah melupakan perihal keinginannya untuk menemui David.

Namun, kata dia, pada tanggal 20 Februari 2023, dirinya kembali menyinggung perkara tersebut dengan Agnes.

“Saya udah lupa sama David, sampai tanggal 20 saya bilang ke AG, itu si David apa kabar?” kata Dandy.

Saat itu pula, lanjut Mario Dandy, Agnes mengatakan bahwa kartu pelajar miliknya masih ada di David Ozora.

“Dijawabkan sama AG, kartu pelajarku masih di dia kartu pelajar dia juga masih di aku. Disitu langsung saya bisa ketemu dengan dia (David) buat ngobrol,” ujarnya.

Load More