Mario Dandy Satriyo, mengaku sama sekali tak berniat menganiaya David Ozora. Karena usia korban masih terbilang anak kecil.
Hal itu disampaikan Mario Dandy saat berbincang-bincang dengan jurnalis Abraham Silaban.
Pengakuan Mario Dandy kepada Abraham Silaban itu diunggah lewat akun TikTok pribadinya @abraham_silaban, seperti dilihat pada Minggu, 9 April 2023.
Dalam video wawancara itu, awalnya Abraham Silaban menanyakan kepada Mario Dandy apakah yang bersangkutan memiliki niat untuk menganiaya David atau tidak.
“Jadi kamu mau ngobrol baik-baik sama dia? Bukan mau ngabisin dia itu?” tanya Abraham Silaban ke Dandy.
Dandy pun kemudian menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tidak mempunyai rencana untuk menganiaya David Ozora.
Sebab, menurut Mario Dandy, umur David Ozora masih terbilang jauh lebih muda di bawah usianya.
“Gak ada rencana mau mukulin, ngapain juga saya mukulin anak kecil,” ujar Mario Dandy.
Oleh karena itu, Dandy membantah anggapan yang menyebut dirinya sejak awal berniat menganiaya David. Sebab, ia sempat mengajak David bertemu di tempat ngopi untuk berbincang.
Baca Juga: Jan Olde Riekerink: Lawan Persija Akan Sulit, Mereka Mau Finis di Peringkat Dua
“Kalau misalnya saya mau mukulin dari awal ngapain saya harus ngajak dia ke tempat kopi, gitu ngapain?” ungkapnya.
Dandy juga mengaku awalnya sudah melupakan perihal keinginannya untuk menemui David.
Namun, kata dia, pada tanggal 20 Februari 2023, dirinya kembali menyinggung perkara tersebut dengan Agnes.
“Saya udah lupa sama David, sampai tanggal 20 saya bilang ke AG, itu si David apa kabar?” kata Dandy.
Saat itu pula, lanjut Mario Dandy, Agnes mengatakan bahwa kartu pelajar miliknya masih ada di David Ozora.
“Dijawabkan sama AG, kartu pelajarku masih di dia kartu pelajar dia juga masih di aku. Disitu langsung saya bisa ketemu dengan dia (David) buat ngobrol,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak