Haji Faisal mengatakan Rebecca Klopper pergi. Karena banyak awak media yang terus mengejarnya sampai ke rumah Fadly Faisal.
Haji Faisal membantah kabar soal Rebecca Klopper diusir warga hingga dituding kumpul kebo ketika mendatangi rumah putranya, Fadly Faisal.
Rumor ini muncul setelah video syur mirip Rebecca tersebar di media sosial.
"Tidak, nggak benar (Rebecca diusir warga ketika di rumah Fadly). Itu kemarin gara-gara teman-teman kamu wartawan banyak yang datang. Kok Rebecca diusir, siapa yang ngusir," kata Haji Faisal dilansir dari Starpro Indonesia, Rabu (24/5/2023).
Haji Faisal menegaskan bahwa anaknya tak mungkin kumpul kebo dengan kekasihnya, Rebecca Klopper. Sebab kata dia banyak orang yang tinggal di rumah putranya itu.
"Siapa yang kumpul kebo? Kan kemana-mana beritanya kan. Si Fadly kan nggak ada di rumah. Kan di situ juga ada mbak, ada pembantu. Ini kalian melencengkan supaya panas," ujar Haji Faisal dengan tegas.
Haji Faisal juga mengatakan keberadaan segelintir awak media yang mendatangi tokonya juga sudah berdampak pada pembeli yang kebingungan.
Tak sedikit calon pembeli yang batal belanja di tokonya.
"Kan bingung orang, makanya orang nggak jadi belanja di toko saya," ujarnya.
Baca Juga: Sayap dan Ceker Bisa Picu Kanker Payudara? Mitos atau Fakta?
Ayah Fadly Faisal ini lantas mengatakan bahwa dirinya sakit hati dan sudah merasa terusik dengan pertanyaan oknum awak media yang menyakitkan.
"Saya memang bukan orang yang selalu benar, bukan orang yang sempurna. Tapi, pertanyaan kamu itu pertanyaan yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya seorang pak haji, saya punya agama," katanya.
Menurut Haji Faisal, Rebecca Klopper justru sebagai pihak yang terdzalimi akibat beredarnya video syur tersebut. Ia juga beranggapan bahwa kekasih Fadly Faisal itu dalam kondisi tidak sadar, tidak bisa mengendalikan diri dan tertekan dalam video syur tersebut.
Haji Faisal juga tak memungkiri masalah video syur ini pastinya membuat Rebecca stres dan terguncang kejiwaannya. Karena itu, ia meminta awak media untuk membiarkan Rebecca Klopper menyelesaikan masalahnya dulu.
Berita Terkait
-
Bikin Lagu Soal Video Syur Mirip Rebecca Klopper, Aldi Taher Dikritik Kurang Etis
-
Heboh Menimpa Rebecca Klopper, Apa Itu Revenge Porn?
-
Haji Faisal Nonton Video 47 Detik Diduga Rebecca Klopper: Saya Sangat Kecewa
-
Haji Faisal Bantah Isu Rebecca Klopper Diusir Warga karena Kumpul Kebo dengan Fadly Faisal
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Menelusuri Jejak Sunan Giri dalam Balut Sejarah di Novel Saga dari Samudra
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
-
Mengapa Edison Kembali Jadi Tersangka? Ini Perbedaan Dua Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim
-
Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal
-
Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas?
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Erick Thohir Akui Komposisi Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Belum Pasti
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar