Tradisi atau kepercayaan-kepercayaan dari nenek moyang seolah menjadi kunci selamat dalam kehidupan masa kini.
Tak heran, jika masih ada daerah yang mempercayai dan terus melestarikan tradisi tersebut. Salah satunya yaitu Bali.
Disini, tradisinya masih sangat kental sekali. Bahkan untuk urusan bangunan rumah saja, mereka masih mempertahankan kepercayaan dari nenek moyang.
Salah satu rumah adat Bali yang sukses membuat penasaran soal filosofinya adalah 'Bale Manten'. Seperti yang diketahui, Manten dalam bahasa Jawa diartikan sebagai pengantin.
Lantas, apa maksud dibalik penamaan kata 'Bale Manten' ya? Apakah rumah tersebut khusus didesain untuk ditempati para pengantin baru? Yuks langsung kita bahas aja dibawah!
Jadi, Bale Manten merupakan salah satu bagian yang ada dalam Rumah Adat Bali. Bale Manten biasanya diperuntukkan bagi kepala keluarga atau anak perempuan yang belum menikah.
Tujuan rumah adat ini dibangun sebagai bentuk perhatian keluarga kepada anak gadis agar kesuciannya tetap terjaga.
Ciri khas dari rumah adat Bale Manten adalah memiliki bentuk bangunan persegi panjang yang terletak di sebelah utara bangunan utama.
Saat ini, desain Bale Manten sudah dimodifikasi menjadi rumah adat modern Bali.
Baca Juga: Viral Video Bule Berhubungan Intim di Disebut di Pantai Canggu, Ini Tanggapan Polda Bali
Bangunan Bale Manten diwajibkan untuk menghadap ke sebelah utara, berbentuk persegi panjang dan terdapat bale-bale di sebelah kanan dan kirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
5 HP Oppo Chip Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Spek Kencang Tak Cepat Panas
-
Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang
-
Review Film Don't Follow Me: Slow Burn Horor dengan Plot Twist yang Kuat!
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Literasi Bahasa Inggris
-
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Heboh Fuji Tatoan Sejak Berteman dengan Erika Carlina, Disebut Salah Pergaulan
-
Bukan Sekadar Wayang: Wisanggeni dan Gugatan atas Kekuasaan
-
2 HP Murah Realme Bersiap ke Indonesia dan Thailand, Bawa Baterai 7.000-7.500 mAh
-
Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh