/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 15:18 WIB
Rumah Adat Bali ([Tangkapan Layar])

5. proporsional dan skala,

6. kronologis dan prosesi pembangunan,

7. kejujuran struktur dan

8. kejujuran pemakaian material.

Cara Penataan Lahan

Asta Kosala Kosali, merupakan pengetahuan arsitektur tradisional Bali yang berisikan tentang cara penataan lahan untuk tempat tinggal dan bangunan suci. Penataan bangunan biasanya menggunakan anatomi tubuh manusia (dalam hal ini pemilik rumah atau pekarangan). Pengukuran didasarkan pada ukuran tubuh, tidak menggunakan satuan internasional, antara lain:

1. Acengkang/alengkat : diukur dari ujung telunjuk sampai ujung ibu jari tangan yang direntangkan)

2. Agemel : diukur keliling tangan yang dikepalkan

3. Aguli : diukur ruas tengah jari telunjuk

Baca Juga: Liburan Asik Tanpa Cuan, Ini 6 deretan Wisata Gratis di Bali

4. Akacing : diukur pangkal sampai ujung jari kelingking tangan kanan

5. Alek : diukur pangkal sampai ujung jari tengah tangan kanan

6. Amusti : diukur ujung ibu jari sampai pangkal telapak tanga yang dikepalkan

7. Atapak batis : diukur sepanjang telapak kaki

8. Atapak batis ngandang : diukur selebar telapak kaki

9. Atengen Depa Agung : diukur dari pangkal lengan sampai ujung jari tangan yang direntangkan

10. Atengen Depa Alit : diukur dari pangkal lengan sampai ujung tangan yang dikepalkan

11. Auseran : diukur dari pangkal ujung jari telunjuk yang ditempatkan pada suatu permukaan

12. Duang jeriji : diukur lingkar dua jari (jari telunjuk dan jari tengah yang dirapatkan)

13. Petang jeriji : diukur lebar empat jari (telunjuk, jari tengah, jari manis, kelingking) yang dirapatkan

14. Sahasta : diukur dari siku sampai pangkal telapak tangan yang dikepal

15. Atampak lima : diukur selebar telapak tangan yang dibuka dengan jari rapat

Hal-hal tersebut diatas merupakan pijakan bagi masyarakat Bali dalam melaksanakan pembangunan karena kepercayaan masyarakat bahwa berpedoman pada konsep pengetahuan Asta Kosala Kosali dalam membuat bangunan (pemilihan lahan, pemilihan bahan, menentukan dimensi dan ukuran bangunan proporsional sesuai skala ukuran tubuh pemilik rumah disertai dengan ritual upakara dan hari baik) maka dipercaya akan terjadi keseimbangan kehidupan penghuni rumah dengan lingkungan di sekitar pekarangan.

Load More