Rocky Gerung menyebut kata Bajingan bukan sebagai hinaan atau cacian tapi pujian buat Presiden Jokowi.
Karena kata bajingan itu punya arti adalah 'Bagus Jiwo Angen-angenan Pangeran', dalam bahaya Jawa sebetulnya 'manusia yang disayang Tuhan'.
"Bagus jiwo angen-angenan Pangeran, itu disingkat jadi bajingan," jelas dia.
Menurutnya bajingan yang di dalam antropologi itu dikenal sebagai pekerjaan kusir dokar (kuda). Itu yang mengangkut sawit petani atau panen petani ke pasar.
"Jadi kusir dokar itu disebut bajingan, karena mereka berbuat baik pada manusia dan itu di sayang Tuhan," sambungnya.
Rocky menjelaskan dalam perang kemerdekaan bajingan itu menyembunyikan para pejuang di bawah jerami makanan sapi.
Rocky mengatakan istilah bajingan yang memang dimaksudkan untuk menegur master di Amerika. Tapi kenapa dirinya diomelin, karena dianggap mengkritik atau bahkan menghina presiden.
"Pak Jokowi sebagai kepala keluarga sangat baik, saya hormati itu. Tapi sebagai kepala negara buruk," pungkas dia.
Pengamat politik, Rocky Gerung menegaskan tidak masalah relawan Jokowi melaporkan dirinya ke Bareskrim Mabes Polri terkait pernyataan diduga menghina Presiden Jokowi.
Baca Juga: 2 Tanda Mees Hilgers Bakal Jadi Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia
"Iya bagus itu hak mereka buat melaporkan," terang dia saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (2/8/2023).
Rocky mengakui itu hak mereka untuk melaporkan. Jadi ditunggu saja proses hukumnya nanti bagaimana.
"Ditunggu saja proses hukumnya, gampangkan," katanya.
Seperti diketahui bekas Dosen Universitas Indonesia (UI) menyampaikan pernyataan dengan menyebut Jokowi adalah Baji**** yang t**** dan Baji**** yang cerdas.
Pernyataan tersebut diunggah di media sosial (medsos) akun Youtube Refly Harun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Gempar Anak Bupati Positif Narkoba, Pengedar Etomidate Ditangkap di Pelalawan
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Selamat Tinggal Password! Microsoft Resmi Pensiunkan Kata Sandi
-
Bikin Bekasi Bergoyang, Feel Koplo dan Duo Anggrek Tutup Specteve 2026 dengan Heboh
-
Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak
-
Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Fakta Terbaru Kebakaran Gyu Kaku di Palembang Indah Mall, Diduga Berawal dari Cerobong Dapur
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Serve oleh XLOV: Ubah Ketidaksempurnaan Jadi Sisi Diri Terbaik