Calon Presiden Ekuador Fernando Villavicencio (59 tahun), adalah mantan anggota serikat pekerja di perusahaan minyak negara Petroecuador. Kemudian berpindah haluan menjadi seorang jurnalis yang mengecam dugaan kerugian jutaan dolar dalam kontrak perdagangan minyak.
Pada tahun 2017, Villavicencio terpilih menjadi anggota Majelis Nasional Ekuador dan merupakan salah satu anggota parlemen hingga Mei 2023 mendatang.
Dia juga merupakan salah satu dari delapan kandidat dalam pilpres mendatang, yang didukung oleh Gerakan Membangun Ekuador.
Villavicencio adalah salah satu kandidat yang paling kritis dalam menentang persoalan korupsi, terutama pada masa pemerintahan mantan Presiden Rafael Correa yang menjabat dari tahun 2007 hingga 2017.
Zuquilanda mengatakan bahwa Villavicencio telah menerima banyak ancaman pembunuhan dalam beberapa minggu terakhir.
Bahkan, Villavicencio sampai harus selalu bepergian dengan perlindungan polisi di tengah epidemi kekejaman komplotan di negara itu.
Villavicencio sudah menikah dan dikaruniai lima orang anak.
Ditembak Saat Kampanye
Fernando Villavicencio baru saja meninggalkan tempat kampanye di ibu kota Quito ketika suara tembakan terdengar.
Baca Juga: Siapa Pemilik PSI? Giring Ngaku Sudah Tua Ingin Kembalikan ke Pemilik Asli
Dia merupakan mantan jurnalis yang dikenal dengan sikap tegasnya melawan korupsi di negara itu.
Kandidat presiden Ekuador Fernando Villavicencio terbunuh seusai menghadiri kampanye pada hari Rabu (09/08) malam.
Rekaman dari insiden tersebut menunjukkan Villavicencio berjalan meninggalkan acara dan memasuki kendaraannya ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan.
Villavicencio pun terluka dan dibawa ke pusat medis terdekat, sebelum akhirnya meninggal dunia. Selain itu, beberapa orang lainnya yang turut hadir dalam acara tersebut juga ikut terluka, tetapi belum ada jumlah pasti orang yang terkena tembakan.
"Rakyat Ekuador menangis dan Ekuador terluka parah," kata penasihat kampanye Villavicencio, Patricio Zuquilanda, kepada tim AP. "Politik seharusnya tidak boleh menyebabkan kematian anggota masyarakat mana pun," tambahnya.
Tersangka penembakan dalam insiden tersebut juga dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya saat terjadi baku tembak dengan polisi setempat, menurut kantor Kejaksaan Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu