- Serikat Pelaut Iran melaporkan 44 pekerja tewas akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah maritim Iran.
- Insiden tersebut terjadi antara 28 Februari hingga 1 April 2026 yang menargetkan pelabuhan serta armada komersial Iran.
- Blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat sejak 13 April menyebabkan sekitar 20.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz.
Suara.com - Sedikitnya 44 pelaut Iran dilaporkan tewas sejak pecahnya perang antara AS-Israel melawan Iran.
Menurut data Serikat Pelaut Niaga Iran, korban terdiri dari pelaut sipil, nelayan, hingga pekerja pelabuhan yang terdampak serangan di wilayah maritim Iran.
Sekretaris Jenderal Serikat Pelaut Niaga Iran seperti dilansir dari Aljazerra, Saman Rezaei, menyatakan sebanyak 22 pelaut sipil, 16 nelayan, dan enam pekerja dermaga tewas dalam periode 28 Februari hingga 1 April 2026.
Selain itu, 29 orang dilaporkan luka-luka dan sembilan lainnya masih hilang.
Rezaei menuding kematian para pekerja sipil tersebut disebabkan serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap pelabuhan serta armada komersial Iran.
Rezaei telah melayangkan sejumlah surat protes kepada Organisasi Maritim Internasional PBB terkait insiden tersebut.
“Serangan oleh militer AS dan Israel terhadap pelabuhan Iran serta armada komersial di perairan teritorial Iran telah menimbulkan korban sipil,” demikian isi pengaduan yang disampaikan serikat pekerja itu.
Menurut Rezaei, perang telah memicu krisis kemanusiaan bagi ribuan pelaut yang terjebak di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Banyak awak kapal disebut mengalami tekanan psikologis berat setelah terperangkap selama berminggu-minggu di zona perang.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
Data pemantau konflik independen ACLED mencatat lebih dari 3.000 serangan udara dilakukan pasukan AS dan Israel ke wilayah Iran sejak 28 Februari.
Sebagai balasan, Iran disebut telah melancarkan hampir 1.600 serangan balasan ke berbagai target di Timur Tengah.
Meski gencatan senjata antara Washington dan Teheran berlaku sejak 8 April, ketegangan di jalur laut tetap tinggi.
Amerika Serikat bahkan meluncurkan blokade laut terhadap seluruh pelabuhan Iran pada 13 April guna menekan ekspor minyak Teheran.
Situasi tersebut membuat sekitar 20.000 pelaut dilaporkan terjebak di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur energi terpenting dunia.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Presiden FIFA Tegaskan Iran akan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
-
Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape