Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha mengatakan bahwa dia siap menanggalkan jabatannya sebagai pimpinan partai dan mengembalikan pada pemilik aslinya.
Lewat unggahan video di akun Instagram @giring pada Selasa (8/8/2023), dia menjelaskan duduk perkara mengapa mendadak berpikir ingin mengembalikan PSI kepada pemiliknya.
Giring menyampaikan bahwa dia merasa sudah cukup untuk berjuang di dunia politik Tanah Air. Menurut eks vokalis band Nidji ini, kini saatnya partai politik dan ruang politik Indonesia diisi oleh para generasi muda. Lantas siapa sebenarnya pemilik PSI yang disinggung Giring? Simak penjelasan berikut ini.
Pendiri PSI
Awal pembentukan PSI berawal dari obrolan di kafe yang terletak di Bilangan, Jakarta Selatan pada akhir tahun 2014. Pertemuan itu dihadiri Raja Juli Antoni, mantan presenter televisi Grace Natalie dan Isyana Bagoes Oka, serta dua anak muda lainnya yang turut hadir.
Pertemuan itu dilakukan tak terlepas dari fenomena terpilihnya Joko Widodo atau Jokowi sebagai presiden pada Pilpres 2014. Dalam pertemuan itu, didiskusikan soal reformasi partai politik hingga membuahkan keinginan mendirikan parpol.
PSI kemudian didirikan pada 16 November 2014 berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, S.H. Nomor 14 Tahun 2014. Pada tanggal yang sama, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI yang dipimpin Grace Natalie sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal (sekjen) Raja Juli Antoni mengajukan surat pendaftaran sebagai partai politik.
Kementerian Hukum dan HAM menerima pendaftaran dan meminta DPP PSI melengkapi syarat-syarat pembentukan partai politik sesuai peraturan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Dengan adanya arahan itu, seluruh pengurus PSI melengkapi syarat-syarat pembentukan partai agar memastikan PSI lolos verifikasi Kemenkumham yang diperkirakan berlangsung sekitar pertengahan 2016.
PSI kemudian dinyatakan resmi berbadan hukum dan lolos verifikasi Kemenhum dan HAM pada 7 Oktober 2016. PSI bahkan jadi satu-satunya partai baru yang lolos seleksi badan hukum setelah Pilpres 2014.
Baca Juga: Sepak Terjang Giring Ganesha di PSI, Beri Sinyal Mundur Jadi Ketum karena Sudah Tua
Giring Ganesha jadi sosok Ketua Umum PSI sejak 16 November 2021. Dalam perjalanannya, PSI cenderung mengambil target partisipan kalangan anak muda, perempuan dan lintas agama.
PSI didirikan untuk menggalang gerakan politik yang dilandasi rasa solidaritas untuk kemanusiaan. Hal itu dikarenakan PSI meyakini bahwa yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan. Kekinian PSI berhasil lolos menjadi daftar peserta pemilu untuk tahun 2024 dengan nomor urut 15.
Giring Mau Kembalikan PSI ke Pemilik Aslinya, Siapa?
Dalam sebuah video Instagram, Ketum PSI Giring Ganesha menyinggung dirinya yang sudah tua. Oleh karenanya dia siap meletakkan dan menyerahkan mandat ketua umum pada para Dewan Pembina PSI.
Awalnya Giring menceritakan dia baru saja berulang tahun ke-40. Dia mengaku mendapat banyak perhatian dari keluarga tercinta serta sahabat.
Kemudian Giring mengaku teringat pada adegan salah satu manga Jepang, Naruto. Dia menceritakan momen dua karakter di Manga itu yang bertanya apa yang sebenarnya harus mereka lindungi yang jawabannya adalah generasi muda.
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Giring Ganesha di PSI, Beri Sinyal Mundur Jadi Ketum karena Sudah Tua
-
Ngaku Sudah Tua di PSI, Seperti Apa 'Masa Muda' Giring Ganesha?
-
Ngarep PSI Dukung Prabowo Presiden, Gerindra: Mudah-mudahan Gak Bertepuk Sebelah Tangan
-
Singgung soal Tegak Lurus Jokowi, Gerindra: Insya Allah PSI Dukung Prabowo
-
Prahara di Internal PSI Usai Kunjungan Prabowo: Kader Hengkang hingga Isyarat Giring 'Sudah Tua'
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi