Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengatakan timnya tampil luar biasa, terlebih selama enam puluh menit lebih mereka bermain hanya dengan 10 pemain setelah Safrudin Tahar diganjar kartu merah. Saat melawan Bali United.
PSM Makassar takluk 2-3 dari Bali United pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
"Hampir lebih dari satu jam, kurang dari satu pemain dan melawan tim yang bagus. Kalah tidak selalu bermain buruk. Harus lihat juga perjuangan pemain," ungkap Tavares, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Sabtu 12 Agustus 2023.
Pelatih asal Portugal itu menambahkan timnya tidak dinaungi keberuntungan pada laga tersebut meski sempat unggul 2-1 sebelum akhirnya dibalikkan keadaannya oleh Bali United menjadi 2-3.
Menanggapi kekalahan itu, Tavares tidak gusar dan menilai timnya sempat lengah. Sehingga harus diganjar hukuman oleh dua gol yang dicetak oleh pemain pengganti Ilija Spasojevic.
"Tentu kami tidak menang, sekarang pasti sedih dan kecewa kadang menang, imbang, dan kalah. Saya perlu tekankan satu hal, pada saat kami menang jangan berpikir semua berjalan dengan baik," terang Tavares.
Hasil itu membuat PSM Makassar kini menempati posisi ke-8 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 11 poin dari delapan pertandingan, sedangkan Bali United naik ke peringkat pertama dengan raihan 14 poin.
Selanjutnya PSM Makassar akan melakoni partai tandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (18/8).
Baca Juga: Tavares Puji Semangat Juang Pemain PSM Makassar, Meski Ditaklukkan Bali United
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM
-
Siapa yang Pertama Kali Menyebarkan Chat Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa FH UI?
-
Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Usaha Keras Ery Makmur Pangkas 30 Kg, Kini Emosi Steven Wongso Katai Orang Gendut 'Anjing'
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Tangisan dari Semak Bikin Geger, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Pinggir Jalan Empat Lawang