/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 06:40 WIB
Museum Mulawarman Tenggarong, Kutai Kartanegara. [Istimewa] (Istimewa)

Kota Tenggarong merupakan ibu kota dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Provinsi Kalimantan Timur.

Selain terkenal dengan wisatanya, Kota Tenggarong ini juga memiliki julukan unik karena sejarahnya.

Di zaman dahulu wilayah ini merupakan ibu kota Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.

Sehingga julukan dari Kota Tenggarong adalah "Kota Raja" karena di wilayah ini ada banyak makam para raja.

Lokasi dari Kota Tenggarong ini berada tidak jauh dari Kota Samarinda dengan perjalanan darat sekitar 40 menit. 

Namun jika ditempuh dari Balikpapan, maka akan sedikit jauh dengan perjalanan sekitar lebih dari 2 jam.

Menurut cerita setempat, Kota Tenggarong awalnya diberi nama Tepian Pandan.

Nama tersebut diberikan ketika ibu kota kerajaan ini dipindahkan dari Pemarangan pada 28 September 1782.

Kala itu, sosok Raja yang memindahkan adalah Aji Imbut yaitu Raja Kutai Kartanegara ke-15 atau dikenal juga Aji Muhammad Muslihuddin.

Baca Juga: CEK FAKTA: Belasan Jaksa Dipecat Akibat Bersekongkol dengan Panji Gumilang

Kemudian, nama Tepian Pandan diubah menjadi Tangga Arung yang artinya rumah raja.

Selanjutnya, penyebutan masyarakat ini semakin populer dengan nama Tenggarong.

Masyarakat yang percaya dengan legenda zaman dulu menyebut bahwa Tenggarong ini berasal dari bahasa Dayak Benuaq, yakni Tengkarukng. 

Tengkarukng ini berasal dari dua suku kata dengan tengkaq yang berarti naik atau menjajakan kaki ke tempat yang lebih tinggi dan bengkarukng yang berarti tanaman sejenis akar-akaran.

Sementara, Kota Tenggarong sendiri memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Seperti Pulau Kumala dengan fasilitas taman hiburan, kereta gantung, dan tower setinggi 100 meter. 

Load More