Ta'a dan Sapei Sapaq menjadi salah salah satu pakaian adat khas Kalimantan Timur yang masih terus lestari.
Kalimantan Utara juga memiliki nama pakaian adat yang sama yakni Ta’a dan Sapei Sapaq karena memang penduduknya sama-sama berasal dari Suku Dayak.
Terlebih, Kalimantan Utara dahulunya merupakan pecahan wilayah dari Kalimantan Timur.
Ta'a sendiri adalah baju adat untuk para wanita, sedangkan Sapei Sapaq adalah baju adat untuk para lelaki.
Sama seperti pakaian adat dayak lainnya, model baju dari Ta'a dan Sapei Sapaq memiliki ornamen dengan motif manik-manik khusus.
Biasanya, baju adat ini terbuat dari kain beludru berwarna hitam dengan pakaian atasnya menyerupai rompi tanpa lengan.
Kemudian bagian bawah dari pakaian ini dipadukan dengan rok panjang dengan motif bermacam-macam dan baju laki-laki dilengkapi dengan mandau dan talawang.
Ada berbagai aksesoris yang membuat baju Ta'a menjadi lebih indah dan menarik, contohnya seperti penutup kepala atau jina aban.
Lalu anting-anting atau disebut sabau, gelang atau laku salem, dan kalung atau disebut uleng.
Baca Juga: Tari Topeng Kemindu, Tarian Sakral dari Kutai Kartanegara
Ada juga manik-manik berupa taring macan dan bulu burung enggang yang menjadi aksesoris dalam pakaian ini.
Pakaian ini melambangkan karakter wanita dan laki-laki suku Dayak yang berkarakter dan berwibawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'