Suku Dayak Benuaq memiliki aliran kepercayaan yang sudah turun temurun sejak zaman dahulu.
Pada awalnya, kepercayaan dari suku Dayak Benuaq adalah kepercayaan lama yang disebut animisme dan dinamisme.
Aliran kepercayaan ini dinamai sebagai agama Kaharingan oleh suku Dayak di
Kalimantan Tengah.
Mereka percaya bahwa di sekitar hidupnya dan di alam semesta ini dihuni oleh
makhluk-makhluk halus dan roh-roh.
Roh tersebut dapat menempati, tiang-tiang rumah, batu-batu, hutan, sungai-sungai gunung-gunung dan lain-lain.
Menurut kepercayaan mereka, makhluk halus atau roh-roh itu digolongkan menjadi dua bagian yaitu roh baik dan roh jahat.
Sementara itu, kepercayaan suku Benuaq juga mengungkap bahwa roh nenek moyang yang sudah meninggal berperan penting dalam kehidupan anak cucunya yang masih hidup.
Mereka percaya bahwa arwah nenek moyang itu bisa mendatangkan kebahagiaan dan bisa juga mencelakakan kehidupan manusia.
Roh atau arwah nenek moyang itu disebut oleh suku Dayak Benuaq sebagai "haw".
Baca Juga: Thariq dan Aaliyah Kepergok Publik Belanja Bareng
Menurut kepercayaan suku Dayak Benuaq, arwah atau roh orang yang sudah meninggal dunia akan berkumpul di tempat yang tinggi dan abadi di gunung Lumut.
Mereka beranggapan, apabila mereka mengadakan upacara kematian secara lengkap, maka roh yang meninggal akan mendapatkan tempat yang lebih tinggi di gunung Lumut.
Nantinya, roh-roh itu juga akan memberikan kekuatan kepada keluarganya yang masih hidup untuk mencari kebutuhan hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku