Kalimantan Timur memiliki banyak pakaian adat tradisional yang masih dipakai hingga kini.
Di antaranya pakaian adat untuk pernikahan yakni ta'a dan sapi sepaq dan pakaian adat takwo yang berasal dari masyarakat Kutai.
Sementara, bagaimana pakaian adat yang biasa dipakai oleh para raja dan bangsawan di masa lalu?
Terlebih, Kabupaten Pasir di Kalimantan Timur sekitar tahun 630 Masehi masih berbentuk kerajaan.
Lantas bagaimana wujud dari pakaian adat yang biasa dipakai oleh para raja tersebut?
Adapun saat masih berbentuk kerajaan, masyarakat biasa melakukan upacara adat seperti acara penobatan raja dan perkawinan para raja dan kaum bangsawan.
Dikutip dari buku Pakaian Adat Tradisional dari Kalimantan Timur, saat masa itu, seharusnya mereka memakai pakaian adat tradisional keraton.
Sayangnya saat Kerajaan Pasir dihapuskan karena pemberontakan Pangeran Panji bin Sultan Abdurrahman, belanda melarang adanya upacara adat lagi.
Jadi, selama sekitar 80 tahun sejak dihapuskannya kerajaan pada 1 Mei 1908, selama itu pula pakaian kerajaan keraton mulai terlupakan.
Baca Juga: Telaga Biru Tulung Ni' Lenggo, Telaga Cantik di Tengah Hutan Rimba Kaltim
Hal itu lantaran rakyat Pasir tidak lagi melihat para bekas raja dan para bangsawan memakai pakaian adat kebesaran mereka.
Kemudian ketika bekas Sultan Ibrahim Khaliluddin, para menteri kerajaan bergabung dengan pemimpin pemberontak Pengeran Panji, pada tahun 1917, para bangsawan itu tertangkap.
Setelah tertangkap, mereka dikabarkan dibuang ke Sumatera dan ke Jawa sehingga pakaian adat tradisional kaum bangsawan dapat dikatakan tidak ada lagi.
Alhasil, hanya sedikit informasi soal pakaian adat tradisional para raja dan kaum bangsawan.
Terlebih upacara adat tradisional juga sudah jarang dilakukan, hanya sebagian berupa upacara adat perkawinan.
Dan pakaian upacara dan alat perlengkapannya banyak persamaannya dengan pakaian adat suku Banjar di Kalimantan Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Whip Pink, Siapa?
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Retail Therapy dan Sampah yang Tak Terlihat di Balik Kebiasaan Checkout
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?
-
5 Sunscreen yang Bagus untuk Remaja, Formula Ringan dan Cepat Meresap