Chip Kirin 9000s dikembangkan Huawei bersama SMIC melalui pemrosesan teknologi canggih 7 nanometer (nm), menurut TechInsights yang berkantor pusat di Ottawa sebagaimana diberitakan oleh Japan Times.
Temuan dan klaim para pengguna awal mengenai kinerja ponsel yang kuat menunjukkan bahwa China sedang membuat kemajuan dalam pengembangan chip kelas atas, bahkan ketika Washington sedang meningkatkan sanksi kepada perusahaan-perusahaan China.
Hal itu menunjukkan bahwa kemajuan teknis telah dicapai oleh industri semikonduktor China tanpa alat EUV. EUV mengacu pada litografi ultraviolet ekstrem dan digunakan untuk membuat chip 7nm atau yang lebih canggih.
Chip paling canggih yang pernah dibuat SMIC adalah 14nm, karena pada akhir tahun 2020 mereka dilarang oleh Washington untuk memperoleh mesin EUV dari perusahaan Belanda ASML.
Namun, TechInsights tahun lalu mengatakan bahwa pihaknya yakin SMIC telah berhasil memproduksi chip 7nm dengan mengubah mesin DUV yang lebih sederhana yang masih dapat dibeli secara bebas dari ASML.
Itu lah kenapa keluarnya Huawei Mate 60 Pro yang mengusung chip Kirin 9000s menimbulkan banyak reaksi dan komentar dari berbagai pihak, terutama AS.
Huawei Mate 60 Pro dibekali layar OLED 6,8 inci 120Hz yang melengkung di bagian samping dan memiliki pemindai sidik jari optik di bawahnya, sementara bagian belakang kaca dengan sistem kamera tiga lensa menonjol yang ditempatkan dalam susunan melingkar, kemudian bingkai aluminium yang menampung tombol biasa dan port USB-C.
Ponsel ini dibekali RAM 12GB dan baterai 5.000 mAh di dalamnya, sementara penyimpanan internalnya bisa sampai 1 terabyte. Huawei Mate 60 Pro dijalankan dengan sistem operasi HarmonyOS 4.0.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026