/
Kamis, 21 September 2023 | 12:43 WIB
Pulau Dewata Bali ([Forbes])

Setiap daerah di Indonesia memiliki Bahasa khas yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Bahasa inilah yang memudahkan kita membedakan asal daerah seseorang.

Seperti contohnya Bahasa Bali, Bahasa ini terbilang cukup unik dan sangat mudah ditandai. Satu kata saja keluar dari mulut, pasti bisa ditebak jika orang tersebut berasal dari Bali.

Bahasa Bali tersebar di beberapa wilayah lain, misalnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat,  Jawa Timur, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.

Bahasa Bali juga dituturkan di Provinsi Kalimantan Tengah tepatnya Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas.

Dialek Bahasa Bali

Melansir dari laman resmi Kemendikbud, Bahasa Bali terdiri atas dua dialek, yaitu dialek Bali Aga atau Bali Mula yang dituturkan oleh penduduk Bali di daerah dataran tinggi di Bali dan dialek Bali Dataran yang dituturkan oleh penduduk yang pada umumnya berdiam di daerah dataran rendah di Bali.

Dialek Bali Aga (Bali Mula)

Dialek bahasa Bali Aga memiliki struktur dan fungsi bahasa tersendiri yang berbeda jauh dengan bahasa Bali Daratan.

Perbedaannya terlihat dari variasi kosakata, pendistribusian bunyi vokal, dan anggah ungguhing basa (bahasa halus dan bahasa kasar). Dalam dialek Bali Aga ini tidak dikenal  adanya bahasa halus, tetapi yang ada hanya bahasa kasar. 

Baca Juga: Beda Makna, Ini 7 Bahasa Bali Unik Serupa dengan Bahasa Jawa

Wilayah sebaran geografis dialek Bali Aga meliputi Kabupaten Karangasem, yaitu di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis dan Desa Seraya, Kecamatan Karangasem.

Kemudian di Kabupaten Bangli, yaitu di Desa Terunyan dan Kecamatan Kintamani. Kabupaten Klungkung, yaitu di Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida.

Kabupaten Badung bagian utara, yaitu di Kecamatan Ketihingandan Petang. Kabupaten Tabanan, yaitu di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel.

Kabupaten Buleleng, yaitu di Desa Sepang, Kecamatan Busung Biu. Kabupaten Jembrana, yaitu di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya.

Dialek Bali Dataran

Dialek Bali Dataran menyebar di beberapa wilayah kabupaten di Pulau Bali meliputi Kabupaten Klungkung, yaitu di Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkang. Kabupaten Jembrana, yaitu Desa Pengragoan, Kecamatan Pekutatan.

Kabupaten Tabanan, yaitu di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Luwus, Kecamatan Baturiti. Kabupaten Badung, yaitu di Desa Baha, Kecamatan Mengwi dan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Kota Denpasar yaitu di Kampung Kepoan, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Kabupaten Gianyar, yaitu di Desa Pupuan, Kecamatan Tegalalang dan Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Kabupaten Klungkung, yaitu di Kampung Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida dan Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung.

Kabupaten Karangasem, yaitu di Desa Bebandem dan Kampung Kecicang Muslim, Desa Bungaya Kangin,  Kecamatan Bebanden serta Desa Tianyar, Kecamatan Kubu.

Kabupaten Bangli, yaitu di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku. Kabupaten Buleleng, yaitu di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Desa Kayu Putih, Kecamatan Banjar, dan Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak.

Dialek yang ada di setiap kabupaten memiliki perbedaan, baik dari segi imbuhan (affexis) maupun dari intonasinya.

Load More