Ada sosok hantu yang paling ditakuti masyarakat di Sulawesi Selatan. Bukan pocong atau kuntilanak, tapi ada yang lebih menyeramkan.
Hantu, entitas gaib yang selalu berhasil mencuri perhatian dan menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat. Bahkan nama-nama hantu ini hampir tidak pernah terdengar lagi.
Mengutip Suara.com, jika seseorang memiliki kekuatan supranatural, bisa langsung mendeteksi keberadaannya bahkan berkomunikasi dengannya. Keberadaan hantu bukan hanya cerita rakyat yang berasal dari mulut ke mulut, namun ada yang meyakini nyata adanya.
Bahkan orang dulu mempercayai bahwa hantu memiliki daya negatif yang bisa mematikan. Baik itu lewat penyakit, wabah dan bencana.
Berikut beragam nama-nama hantu di Sulawesi Selatan:
1. Longga
Longga adalah hantu yang yang banyak dicerita masyarakat Bugis dan Makassar. Bentuknya ceking alias menjulang tinggi seperti pohon kelapa.
Longga sering dianggap sama dengan Genderuwo di Pulau Jawa karena memiliki ukuran yang besar seperti monster. Namun, hal tersebut keduanya memiliki perbedaan yang spesifik.
Longga merupakan salah satu hantu yang paling ditakuti. Hantu jenis ini diimajinasikan sebagai tubuh yang berbentuk bayangan hitam dan sangat tinggi.
Dari cerita warga, Longga gemar menculik anak kecil yang belum pulang di waktu Magrib. Konon, anak yang diculik bisa jadi ada di sekitar rumah, tapi tak terlihat mata secara kasat mata.
Anak-anak yang diculik itu akan diberi makan dengan binatang menjijikkan seperti cacing dan kaki seribu.
Olehnya, masyarakat di Sulawesi Selatan melarang anak-anak berada di luar rumah menjelang Magrib. Bahkan tradisi ini masih diterapkan sampai sekarang.
2. Kandoleng
Kandoleng adalah jenis hantu perempuan berbaju putih dengan punggung belubang dan berbau busuk. Hantu ini mirip dengan kuntilanak jika di tanah Jawa.
Seperti sosok hantu lain, Kandoleng juga dipercaya muncul di malam hari. Lengkingan suaranya membuat siapapun yang mendengar berdiri bulu romanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah