Kasus perundungan yang terjadi di SMP 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah menyita perhatian publik baru-baru ini.
Perundungan tersebut menjadi viral setelah beredar video penganiayaan yang dilakukan pelaku saat masih menggunakan seragam SMP.
Dalam video tersebut, aksi pelaku merundung dan memukuli korban sangat terlihat jelas dan membuat publik marah.
Terlebih, beberapa siswa lain yang menyaksikan aksi perundungan tersebut hanya diam saja.
Sementara, korban sudah berulang kali meminta ampun tetapi tetap dipukuli oleh pelaku di bagian perut hingga beberapa kali terlihat merintih kesakitan.
Menurut dugaan, motif pelaku melakukan penganiayaan adalah karena adanya persoalan asmara. Diduga, pelaku dan korban itu berebut seorang gadis.
Tetapi, Kapolres Cilacap, Kombes Fannky Ani Sugiharto mengatakan, motif pelaku merundung korban karena masalah sepela.
Hal itu bermula dari pengakuan korban yang menyebut dirinya sebagai anggota kelompok Barisan Siswa.
Pelaku sebagai ketua kelompok Barisan Siswa tidak terima bahwa korban mengaku sebagai anggota dan menantang kelompok lain.
Baca Juga: Tak Terima Bali United Disebut Banyak Kesalahan Mendasar, Teco : Saya Pikir Lebih Bagus
Sayangnya, publik sudah terlanjut kesal dan marah dengan aksi pelaku yang merundung korban secara brutal.
"pelakunya mumpung masih muda jadi lebih baik dibina aja...iya binasakan daripada nanti gedenya lebih parah kelakuannya !!!!" kata netizen.
"Tolong org tua korban jangan mau berdamai..ini anak udah kejam bgt ga punya hati biar tau rasa," kata netizen lain.
"Keluarkan dari sekolah bagi si pembully, sebagai hukuman penjara juga kalau bisa sih, karena tindakan pembully bisa jadi contoh bagi anak SMP lain untuk melakukan hal yg sama kalau ngga dikasih hukuman," tambah netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian