Pemecatan Willem Jan Pluim atau Wiljan Pluim membuat geram banyak pihak. Tak hanya suporter PSM Makassar, tapi reaksi kekecewaan juga datang dari pemain klub lain.
Salah satunya Marc Klok. Kekecewaan gelandang Persib Bandung itu diungkapkan lewat akun instagram.
"Legend. Mereka harus membuatkanmu patung di Makassar," komentar Marc Klok di akun PSM Makassar.
Marc juga menulis Pluim bisa saja dianggap tua dari segi umur, tapi bersinar seperti emas. Tidak ada (pemain) yang bisa melakukannya.
Wiljan Pluim merupakan pemain asing paling lama yang membela satu klub di Liga Indonesia hingga saat ini. Ia bermain tujuh tahun untuk PSM Makassar.
"(Stadion) Andi Mattalatta tidak akan lupa. Karena kebenaran akan selalu terungkap. Satu cinta," tulisnya lagi.
Diketahui, Marc Klok merupakan mantan gelandang PSM Makassar. Pemain asal Belanda itu bergabung tahun 2017 bersama tim Juku Eja.
Bersama rekan senegaranya, Wiljan Pluim pernah membawa PSM Makassar menduduki peringkat tiga klasemen, kemudian naik satu tingkat menjadi runner-up pada Liga 1 2018.
Puncaknya, Marc dan Wiljan membawa PSM meraih trofi juara Piala Indonesia 2018-2019. Namun, Marc memilih hijrah ke Persija Jakarta pada tahun 2020.
Baca Juga: Banyak Pemain Barcelona Cedera, Bagaimana Nih Xavi Hernandez?
Seperti diketahui, kabar pemecatan Wiljan Pluim mengejutkan banyak pihak. Bagaimana tidak, pria yang akrab dipanggil Tetta itu sudah berjuang bersama PSM selama tujuh tahun.
Manajemen PSM Makassar mengaku keputusan mengakhiri kontrak Wiljan Pluim sudah melalui diskusi panjang. Untuk menghormati kesetiaannya, PSM akan mendedikasikan nomor 80 untuk pria berusia 34 tahun itu.
"Secara resmi PSM memastikan bahwa nomor punggung 80 akan dipensiunkan dan hanya akan dikenang, melekat pada satu nama Willem Jan Pluim," demikian pernyataan resmi manajemen PSM Makassar.
PSM Makassar saat ini sudah mengistirahatkan dua nomor. Yakni 12 dan 80. Nomor punggung 12 didedikasikan untuk suporter dan 80 untuk Wiljan Pluim.
Pluim diketahui sudah bermain 174 pertandingan bersama PSM Makassar. Perannya di lini tengah yang krusial membuat sejumlah pihak menyebut Wiljan Pluim adalah legenda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan