- Prajogo Pangestu menjual 386,27 juta saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk senilai Rp 467 miliar selama April hingga Mei 2026.
- Langkah divestasi ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan porsi saham beredar di publik atau free float bagi perusahaan.
- Prajogo tetap menjadi pengendali meski kepemilikan sahamnya berkurang, sementara harga saham CUAN tercatat mengalami penurunan di pasar modal.
Suara.com - Taipan Prajogo Pangestu menjual sahamnya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk atau CUAN. Langkah untuk memenuhi persyaratan porsi saham beredar di publik atau free float perusahaan.
Seperti dilansir dalam keterbukaan informasi, Kamis, 7 Mei 2026, Prajogo melego setidaknya 386,27 ribu lembar saham atau setara 0,3436 persen saham.
Dalam aksi tersebut, saham CUAN yang dikoleksi pemilik Chandra Asri Group itu berkurang dari sebelumnya 91,78 miliar saham atau setara 81,6415 persen menjadi 91,39 miliar saham atau 81,2979 persen.
Adapun transaksi penjualan saham itu dilakukan beberapa tahap mulai akhir April hingga awal Mei 2026.
Pada 30 April 2026, tercatat penjualan sebanyak 66,03 juta saham di harga Rp 1.267 per saham dan 86,05 juta saham di harga Rp 1.221 per saham.
Kemudian pada 4 Mei 2026, dilakukan kembali penjualan 12 juta saham di harga Rp 1.187, sebanyak 94,18 juta saham di harga Rp 1.180, serta 128 juta saham di harga Rp 1.202 per saham.
Meski melakukan pelepasan saham, Prajogo Pangestu tetap menjadi status sebagai pengendali perusahaan.
Total saham yang dilepas dalam transaksi tersebut mencapai sekitar 386,27 juta saham. Jika dihitung berdasarkan harga transaksi, nilai divestasi saham CUAN itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 467 miliar.
Sebagai informasi, free float merupakan porsi saham yang dimiliki publik dan diperdagangkan di pasar. Penambahan free float umumnya dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
Berdasarkan data Stockbit hingga pukul 15.50 WIB, saham CUAN justru anjlok 3,63 persen ke level Rp 1.995 per lembar saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen