Kalimantan Timur memiliki banyak makanan tradisionalnya, termasuk dari wilayah Bontang.
Di Bontang sendiri, ada sebuah masakan yang menjadi ciri khasnya, yakni masakan sambel gami tempe.
Gami sendiri artinya adalah sambal dan di Bontang, kota asal dari masakan ini, biasanya diguankan ikan Bawis yang hanya ada di sana.
Tetapi di daerah lain, sambal gami kemudian dikreasikan bisa menggunakan bahan udang, cumi, ikan dan ayam.
Sambal gami ini memiliki keunikan yang tidak ada pada sambal-sambal lain yakni cara memasaknya yang langsung di atas cobek terbuat dari tanah liat.
Berikut resep membuat Sambal Gami Tempe khas Bontang:
Bahan-bahan
3 ekor ikan bawis
1 buah jeruk nipis
2 siung bawang putih
4 siung bawang merah
10 buah cabe merah besar
3 buah tomat
5 buah cabe rawit
1 sdm gula merah
1 sdt garam
1 sdt kaldu jamur
25 ml minyak goreng baru
Cara membuat
Baca Juga: Mengenal Kampung Apung Bontang Kuala, Wisata Andalan di Kaltim
1. Cuci bersih ikan bawis dan buang isi perutnya. Kucuri dengan air jeruk nipis dan diamkan sekitar 15 menit. Dan lanjutkan dengan mengiris-iris bumbu.
2. Masukkan minyak goreng, semua bumbu & juga ikan bawis tadi kedalam cobek tanah liat.
3. Masak diatas kompor dengan api sedang saja. Biarkan sampai matang sisi satunya dan balik matangkan lagi sisi berikutnya sampai wangi sambalnya.
4. Angkat dan sajikan tetap diatas cobek tanah liat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional
-
Proses Meninggalnya Sang Ayah Dianggap Indah, Bunga Zainal: Papa Pergi setelah Semua Anak Kumpul
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Travelling Makin Happy, Valas Udah Ready dengan BRI Money Changer
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna