Suara.com - Atase Perdagangan dan Kepala Bidang Fungsi Penerangan KBRI mengunjungi salah satu pengusaha diaspora Indonesia yang memiliki perusahaan kopi spesial Nagadi Coffee, di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Felix Tansil, seorang barista muda berbakat yang memulai usahanya sejak tahun 2011.
Pada kunjungan tersebut, Tim Kantor Atase Perdagangan dan Penerangan KBRI mengapresiasi kopi melalui coffee tasting dan berdiskusi mengenai perkembangan bisnis diaspora di Amerika Serikat (AS).
“Salah satu tugas Atase Perdagangan dan Bagian Penerangan KBRI adalah mempromosikan produk Indonesia yang nantinya dapat mendorong ekspor RI ke AS. Karena itu, sesi uji cita rasa kopi spesial Indonesia sangat penting bagi kami. Kalau kita tidak paham dan menghargai produk tersebut, maka akan sulit melakukan promosi yang efektif," jelas Ni Made Ayu Marthini, Atase Perdagangan (Atdag) KBRI di Washington DC, dalam keterangan persnya, Kamis (6/2/2014).
Nagadi Coffee merupakan salah satu perusahaan diaspora yang termasuk dalam bisnis incubator project yang sedang dikembangkan oleh KBRI. Pihak KBRI melalui Kantor Atase Perdagangan terus mendorong perusahaan ini untuk mengembangkan usahanya dengan cara mendorong dan memfasilitasi perusahaan tersebut dalam beberapa kegiatan pameran dan promosi.
“Incubator project ini dilakukan guna mendorong semangat kewirausahaan diaspora sekaligus mempromosikan produk ekspor unggulan Indonesia seperti specialty coffee. Selain kopi, produk makanan dan minuman Indonesia, serta usaha koperasi juga menjadi salah satu bisnis inkubator Atdag," jelas Made.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?