Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dalam rapat paripunya Selasa (18/2) ini menetapkan 8 (delapan) anggota Dewan Energi Nasional periode 2014-2019 dari unsur pemangku kepentingan.
Kedelapan anggota DEN yang ditetapkan itu adalah Tumiran dan Rinaldy Dalimi, masing-masing dari kalangan Akademisi, Achdiat Atmawinata dan Abadi Poernomo dari kalangan Industri, Andang Bachtiar dari kalangan Teknologi, A. Sonny Keraf dari Lingkungan Hidup, Syamsir Abduh dan Dwi Hary Soeryadi dari kalangan Konsumen.
Sebelumnya, pemerintah mengajukan 16 calon anggota DEN untuk dilakukan uji kepalayakan dan kepatutan (fit and proper tes) di Komisi VII DPR. Dari jumlah tersebut, kedelapan orang itulah yang dipilih Komisi VII DPR untuk ditetapkan paripurna sebagai anggota Komisi DEN periode 2014-2019.
Dalam Undang-Undang disebutkan tugas DEN adalah:
1. Merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional untuk ditetapkan oleh pemerintah dengan persetujuan DPR;
2. Menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN);
3. Menetapkan langkah-langkah penanggulangan Kondisi Krisis dan Darurat Energi (Krisdaern) dan
4. Mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektor.
Selain itu DEN bertugas mengatur tentang ketentuan mengenai jenis, jumlah, waktu, dan lokasi cangan penyangga energi.
Dikutip dari laman Setkab.go.id, anggota DEN periode 2009-2014 adalah Agusman Efendi, Alm. Widjajanto Partowidagdo, Rinaldy Dalimi, Eddie Widiono, Herman Darnel Ibrahim, Tumiran; Orif. Ir. Mukhtasor dan Herman Agustiawan.
DEN dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua, dengan Wakil Ketua Wakil Presiden Boediono, dan Ketua Harian Menteri ESDM Jero Wacik. Adapun anggota dari unsur pemerintah adalah Menteri Keuangan Chatib Basri, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida Alisyahbana, Menteri Perhubungan EE. Mangindaan, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Menteri Pertanian Suswono, Menristek Gusti Muhammad Hatta dan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya.
Berita Terkait
-
Luhut Siapkan Strategi Buat Prabowo Hadapi Gonjang-ganjing Global
-
Luhut: Anggaran MBG Prabowo Tahun Depan Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 300 Triliun
-
Kendaraan Listrik Bisa Menghemat Subsidi BBM, Sekjen DEN Sebutkan BEV Jadi Salah Satu Pilihan
-
DEN Mulai Masukkan Konversi BBM ke BBG ke Program Transisi Energi
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan