Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sempat terkoreksi cukup dalam merupakan rekasi spontan investor karena hasil Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2014 berdasarkan hitung cepat di luar ekspektasi.
"Penurunan indeks BEI kemarin (10/4/2014) adalah reaksi spontan investor saja karena hasil pemilu legislatif tidak ada partai politik yang dominan," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito di Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Menurut dia, tidak adanya partai politik yang meraih suara dominan membuat ketidakpastian di kalangan investor pasar modal dalam menanggapi suasan politik ke depannya.
"Namun investor harus realistis, koalisi tidak bisa dihindarkan, itu merupakan hal alamiah," ucapnya.
Ito Warsito meyakini bahwa secara umum IHSG BEI tetap akan bergerak naik. Pada tahun pemilu sebelumnya seperti di tahun 2004 dan 2009 indeks BEI juga mengalami pertumbuhan.
"Hari ini, (Jumat, 11/4/2014) indeks BEI sudah kembali bergerak naik," ujarnya.
Pada perdagangan saham sesi I, IHSG BEI ditutup naik sebesar 21,11 poin atau 0,44 persen ke posisi 4.786,83. Sementara pada tadi pagi, IHSG BEI dibuka turun 31,42 poin atau 0,66 persen menjadi 4.734,31. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928
-
IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini
-
Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram
-
Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO
-
Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
-
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
-
Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional