Suara.com - Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia Eddy Hussy mengatakan masih banyaknya pertumbuhan kondotel (kondominium-hotel) di sejumlah wilayah di Indonesia merupakan selaras dengan peningkatan sektor pariwisata.
"Kondotel cukup diminati karena pertumbuhan wisata apalagi wisata lokal cukup pesat," kata Eddy Hussy dalam konpers pembukaan REI Expo 2014 di Jakarta Convention Center, Sabtu (10/5/2014).
Menurut dia, pembangunan sektor properti juga merupakan hal yang penting untuk peningkatan sektor pariwisata karena properti itu sendiri bisa menjadi tujuan wisata.
Ia mencontohkan banyaknya pembangunan mal dan resort yang cukup bagus di Indonesia membuat banyak wisatawan lokal yang tidak harus ke luar negeri tetapi lebih memilih lokasi domestik untuk berlibur.
"Kondotel diminati juga karena sifatnya yang bisa menjadi hak milik sekaligus untuk berinvestasi," katanya.
REI Expo 2014 yang diikuti sekitar 125 pengembang itu rencananya ditargetkan mencapai transaksi sebesar Rp1,7 triliun. Bahkan, menurut Eddy, jumlah transaksi dalam REI Expo 2014 itu diperkirakan bisa meningkat hingga Rp2 triliun karena harga properti yang sedang stabil.
Dalam pameran tersebut juga diikuti perusahaan properti Jepang yang menjual proyek apartemen di Ginza (kerap dikenal sebagai kawasan berbelanja di Tokyo, Jepang).
Sementara itu, Ketua DPD REI DKI Rudy Margono mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar berinvestasi di properti karena akan membantu perkembangan industri di Indonesia.
"Investasi properti meningkat lebih tinggi dibandingkan investasi lainnya seperti emas," kata Rudi. (Antara)
Berita Terkait
-
Duet Maut Member IVE: Gaeul dan Rei Terpilih Jadi MC M Countdown
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Vibes ala Rei IVE, Tampil Lebih Fresh dan Playful!
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
-
Effortless Classy! 4 Gaya Outfit Minimalis ala Rei IVE yang Timeless Banget
-
Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen