Suara.com - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) menilai stok solar yang dialokasikan kepada nelayan sudah dipenuhi dengan dibangunnya Solar Packet Dealer Nelayan (SPDN) di lokasi sekitar pelelangan ikan. SPDN adalah stasiun pengisian bahan bakar yang khusus untuk nelayan.
Ketua Bidang SPBU DPD III Hiswana Migas Eko Wuryanto mengatakan, hampir sebagian besar tempat pelelangan ikan sudah mempunyai SPDN. Eko mengungkapkan hal ini untuk menanggapi keluhan sejumlah nelayan kepada capres Joko Widodo yang kesulitan untuk mendapatkan solar untuk melaut.
“Saya rasa sudah semuanya ada SPDN, mungkin yang belum ada itu di wilayah terpencil. Kalau soal kesulitan untuk mendapatkan solar, mungkin kuoatnya yang harus ditambah. Selama ini nelayan membeli solar dengan kartu kendali untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan," kata Eko kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/6/2014).
Eko menambahkan, Hiswana Migas tidak mempunyai data di daerah mana saja nelayan kekurangan solar. Karena, tidak semua SPDN berada di bawah Hiswana Migas. Sebagian besar berada di bawah Dirjen Perikanan di Kementerian Keluatan dan Perikanan.
Kemarin, nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Jonggor, Desa Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal menyampaikan keluh kesah mereka kepada capres Joko Widodo. Salah satu nelayan mengungkapkan, masalah yang sering mereka hadapi adalah langkanya solar sehingga membuat mereka lama tidak melaut.
Berita Terkait
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI